Infokowasi.com – Musim kemarau yang sedang berlangsung disertai gangguan teknis pada saluran sumber air bersih menyebabkan krisis pasokan air di wilayah RW 4, Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Kondisi ini telah berlangsung selama beberapa hari terakhir dan membuat warga kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Akibat gangguan tersebut, tercatat sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) atau setara dengan kurang lebih 1.000 jiwa warga yang kini terdampak dan kesulitan mendapatkan akses air bersih untuk keperluan minum, memasak, maupun kebersihan rumah tangga.
Kepala Desa Nanggerang, Unang Suwandi, menjelaskan bahwa desa sebenarnya memiliki Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAB) atau Sarana Air Bersih (SAB) yang dirancang untuk melayani kebutuhan seluruh lima wilayah RW di desanya. Namun, pasokan air sempat terhenti sejak dua hari yang lalu.
“Gangguan ini terjadi pada saluran pengambilan air atau intake yang lokasinya berada di kawasan hulu Gunung Gede Pangrango. Faktor musim kemarau yang membuat debit air alami menurun, ditambah adanya kendala teknis pada saluran tersebut, menyebabkan aliran air ke wilayah RW 4 terhenti,” ungkap Unang Suwandi.
Pihak desa saat ini sedang berupaya melakukan perbaikan di lokasi serta mengoordinasikan langkah penanganan sementara guna meringankan beban warga. Diharapkan perbaikan saluran dapat segera diselesaikan sehingga aliran air bersih dapat kembali normal dan warga tidak lagi kesulitan.(ASR)









