43 Orang Menjadi Tersangka Tindak Pidana Narkotika Dan Obat Keras Terbatas Oleh Sat Narkoba Polres Sukabumi

SUKABUMI – Satuan Narkoba Polres Sukabumi selama bulan Agustus hingga Oktober 2021 berhasil menyita barang bukti tindak pidana narkotika dan obat keras terbatas berupa 109,77 gram jenis shabu, 184,69 gram jenis ganja, 122,28 gram jenis sinte dan 7.126 butir obat keras terbatas.

Keberhasilan Satuan Narkoba Polres Sukabumi diungkapkan dalam kegiatan ekspos kasus oleh Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah di Mapolres Sukabumi, Senin (19/10/201).

Didampingi Wakapolres Sukabumi Kompol, Niko Adiputra dan Kasatresnarkoba, AKP Kusmawan, Kapolres Sukabumi menyatakan selama dua bulan Polres Sukabumi telah mengungkap 33 kasus tindak pidana narkotika dan obat keras terbatas dengan menetapkan 43 tersangka.

Baca Juga :  Video Viral Guru Dimarahin Perangkat Desa Berakhir Islah

Sedangkan khusus Bulan Oktober 2021 dalam lima laporan Polisi Satuan Narkoba telah menetapkan 6 orang tersangka dalam perkara tindak pidana narkotika dan obat keras terbatas.

“Bulan Oktober ini kita mengungkap 6 orang tersangka semua laki – laki, 3 tersangka dalam kasus ganja kering dengan barang bukti sebanyak 86 gram, 2 tersangka dalam kasus shabu dengan barang bukti sebanyak 31,95 gram dan 1 tersangka dalam kasus obat keras terbatas dengan barang bukti sebanyak 2.362 butir,” ungkap Dedy.

” Para tersangka ini mengedarkan narkoba dengan cara ditempel di tempat – tempat tertentu,” tambah perwira menengah alumni Akpol 2002 yang juga pernah dinas di Polda Papua ini.

Baca Juga :  Akhirnya, 638 Tenaga Honorer Mendapat SK, H.Marwan" Jangan Kendor, Melayani Masyarakat"

Untuk ancaman hukuman dikenakan undang – undang narkoba dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, sedangkan untuk pelaku penyalahgunaan obat keras terbatas diancam hukuman 15 tahun penjara.

Humas Polres Sukabumi

MY Kuncir

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here