Infokowasi.com, Sukabumi
Perhelatan politik jelang pemilihan calon presiden Republik Indonesia mulai di bicarakan di tengah tengah masyarakat Indonesia.
Hal tersebut mulai dimunculkan untuk memberikan dukungan ke salah satu bakal calon presiden melalui masyarakat yang tergabung dalam gerakan Relawan Sahabat Ganjar,yang akan mendukung gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk menjadi Presiden Republik indonesia priode mendatang.
Hal tersebut di ungkapkan Asep Efendi (Astum) sebagai ketua relawan Sahabat Ganjar Sukabumi Raya mengatakan,Ganjar Pranowo cukup layak untuk memimpin negara Indonesia kedepan, karena beliau sangat mumpuni bersaing dengan nama-nama calon yang lain, bahkan Ganjar Pranowo selain sosok yang cerdas beliau juga memiliki ketegasan, disiplin dan punya jiwa yang sederhana,hal tersebut bisa dilihat dari kemajuan Provinsi Jawa Tengah sebagai tolak ukur kepemimpinan Ganjar Pranowo.
Selain itu ganjar Pranowo bisa di lihat punya jiwa pemimpin yang mampu membawa kamajuan untuk Indonesia, dan mampu memberikan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Maka dari itu kami yang tergabung dalam relawan “sahabat Ganjar”untuk mensosialisasikan nama Ganjar Pranowo kepada masyarakat sebagai Calon presiden, melalui beberapa kegiatan sosial ,seperti melakukan bakti sosial bahkan membagikan laptop di salah satu pesantren kepada siswa yang berprestasi ungkap Asep Efendi.
Sementara menurut wakil ketua relawan Sahabat Ganjar Sukabumi raya H. Dadeng menambahkan, Ganjar Pranowo adalah figur yang mumpuni untuk menjadi presiden, karena hal tersebut bisa di lihat keberhasilannya memimpin provinsi Jawa tengah, maka dari itu kami siap untuk memberikan dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk memimpin Indonesia, bahkan harapan kami kedepan ganjar Pranowo akan mampu mewujudkan cita cita bangsa yaitu mewujudkan masyarakat adil dan makmur di seluruh indonesia, bahkan bisa mewujudkan nilai nilai pancasila seperti untuk saling menghormati perbedaan agama, suku dan budaya supaya tidak terjadi perpecahan di tengah tengah masyarakat Indonesia, pungkas H. Dadeng Suhendra.SH, kepada awak media
ASR/ABK









