Beranda Kesehatan Kecamatan Simpenan Giat (FGD) Focus Group Discussion Exspose Observasi Dan Sinergi Penanganan...

Kecamatan Simpenan Giat (FGD) Focus Group Discussion Exspose Observasi Dan Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING)

INFOKOWASI.COM- Menindaklanjuti hasil kegiatan focus Group Discussion (FGD) Observasi dan Aksi Sinergi Penanganan Stunting (ROASTING) di tingkat Kabupaten Sukabumi yang di laksanakan pada Jum’at lalu, mulai Hari ini,Rabu 23/8/2023, Kecamatan Simpenan adakan Exspose pada kegiatan FGD dan aksi penangana Stunting (ROASTING) kegiatan di laksanakan Di aula kecamatan Simpenan di mulai pukul:08.00 WIB,

Berdasarkan informasi yang di himpun oleh Media infokowasi.com acara Exspose FDG dan Penanganan Stunting ini di hadiri dari Blberbagai unsur diantaranya:
Diretur PT GMB, Dirktur PT Perkebunan Bojong Asih, Forkopimcam Sinpenan, UPT BLUD PPK Puskesmas Simpenan, uPTD DALDUK, BPP, KUA, PGRI, uPZ, TP PKK, APDENAS, APDESI,Se-kecamatan Simpenan, para Kepala Desa,Se-kecamtan Simpenan, TP PKK Desa,Se-Kecamatan Simpenan,dan dari Unsur yang lainya,

Camat Simpenan Prama Rezamudrra S,TTP, dalam Exspose nya menyampaikan, bahwa salah satu strategi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Sukabumi adalah dengan meluncurkan Gerakan Aksi Deteksi dan Intervensi Stunting dalam upaya percepatan penurunan stunting dan munculnya Kasus Stunting Baru (Zero New Stunting) Di Kabupaten Sukabumi, maka perlu adanya partisipasi dan dukungan dari semua pihak itu sangat lah diperlukan, Gerakan ini melibatkan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Sukabumi dengan perangkat serta stakeholder penguatan peran pentahelix untuk menurunkan stunting, jelas Prama.

Lebih lanjut Camat Simpenan Menjelaskan, bahwa tidak hanya sekedar mendeteksi resiko Stunting balita yang ada di Kabupaten Sukabumi, melainkan ditindaklanjuti dengan intervensi ke sekitar Dua Ratus Ribu Orang balita yang menjadi prioritas, dalam Hal ini, Pemerintah Kabupaten Sukabumi Ber-komitmen Semoga gerakan ini bisa memberikan hasil yang baik dalam percepatan penurunan stunting dan juga mencegah munculnya kasus Stunting baru (Zero New Stunting) di Kabupaten Sukabumi, pungkas Prama.

Laporan : Alek Purnama

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakWakapolri Komjen Agus: Tingkatkan Pengawasan Untuk Wujudkan Indonesia Emas 2024
Artikulli tjetërTerus Berlanjut, Tim Baksos dr. Ribka Tjiptaning Kunjungi Desa Jayanti Palabuhanratu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini