Infokowasi.com – Pasca hujan deras terjadi dikabupaten Sukabumi yang sangat ber dampak sangat besar hampir kejadian terparah disepanjang masa.
Kali ini di Kabupaten Sukabumi sudah ribuan orang yang hampir tidak memiliki tempat tinggal yang layak seperti para korban dampak banjir dan longsor yang terjadi di selatan Wilayah VI Jampang Kulon, pajampangan Kabupaten Sukabumi bagian Selatan.
Adapun beberapa lokasi terparah yang menjadi korban dampak pasca hujan deras selama 3 hari 2 malam sehingga mengakibatkan akses jalan menuju arah pajampangan terputus dalam waktu yang tidak ditentukan kedepan.
Sementara ini, sudah banyak korban dampak banjir dan longsor yang terdata oleh pihak pemerintah setempat, Namun hampir belum ada yang te sentuh akibat jaringan listrik PLN, akses jalan terputus, sulitnya BBM kendaraan roda dua maupun roda empat untuk membawa kebutuhan korban seperti pakaian orang tua,dewasa dan pakaian anak, seragam dan peralatan mandi juga air bersih, bahan makanan, obat”an serta kebutuhan makanan siap saji.
“Menurut keterangan yang himpun oleh media infokowasi.com seperti para tokoh aktivis lingkungan, maupun warga masyarakat Kabupaten Sukabumi bagian Selatan yang dapat dipercaya bahwa intensitas hujan deras yang terjadi tidak seperti biasa-biasa sebelumnya, bahkan selain air hujan deras yang cukup lama sekaligus membawa longsoran di setiap desa terjadi dirasakan salah satu dampak korban tersebut oleh debit air cukup tinggi, banyak rombongan matrial hutan, dan lumpur sehingga merusak ribuan rumah, lahan pertanian, peternakan, fasilitas kantor rumah sakit, pelayanan masyarakat, akses jalan berdampak puluhan titik lokasi banyak lon yang longsor, akibat curah hujan , pergeseran tanah, sehingga terputus, itu terjadi dampak besar di beberapa wilayah dikabupaten Sukabumi selatan setiap desa dan kecamatan wilayah selatan khusus nya wilayah 5 dan 6.
Selain itu dampak yang cukup luas sulitnya dan aktivitas, komunikasi jaringan internet, BBM langka dan itu terjadi wilayah Sukabumi bagian selatan. Hampir lumpuh beberapa hari kebelakang khusus nya di kec, kecamatan jampang kulon, Cibitung, Cimanggu, kalibunder, tegalbuleud, Ciemas , waluran, Ciracap, dan wilayah lainnya.
Terpantau hampir di setiap desa yang terjadi oleh salah satu pihak perusahaan yang domisili di Ciawitali jalan raya jampangkulon kelurahan jampang kulon Kecamatan Jampang Kulon, PT. Sumber Rejeki Lestari Murindo Jawabarat, DKI dan banten turut dampak korban banjir dari kejadian tersebut. Bahkan salah satu karyawan di desa Sukamanah kecamatan cimanggu rumah nya terendam air hampir 4 meter, sehingga pakaian seisi, fasilitas kendaraan dan padi hampir tidak dapat digunakan kembali.
Selain itu, pihak PT Sumber Rejeki Lestari Morindo cabang jampang kulon juga salah satunya karyawan PT Sumber Rejeki Lestari Morindo yang menjadi korban dampak banjir. Juga banyak lagi yang lainnya warga masyarakat yang menjadi dampak seperti di kampung datar kupa ponpes Nurul amanah RT 05 RW 02 Desa karang mekar kec, Cimanggu dan juga lokasi ke dua di laksanakan di Kampung Cibeber RT 05 RW 02 Desa Sukamanah Kec.cimanggu Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, pada hari Selasa 10 Desember 2024.
Surahman, Kepala cabang Jampang Kulon mengatakan Alhamdulillah, kami selaku pimpinan cabang Jampang Kulon PT. Sumber Rejeki Lestari Morindo yang mewakili dan menginisiasi kegiatan sosial ini, Alhamdulillah sudah telah disampaikan hasil donasi tersebut dari pihak kantor pusat, titipan berupa uang dan sembako, Atas dasar bentuk kepedulian nya pihak perusahaan, apalagi kali ini ada salah satu karyawan kami yaitu kipli warga kampung cibeber desa Sukamanah Kec Cimanggu saat ini.
Baksos ini bentuk kepedulian perusahaan yang kami prakarsai, berupa makanan, sembako, kebutuhan sehari-hari, demi keluarga bagi korban yang terkena dampak banjir maupun longsor, jaringan listrik PLN belum normal di beberapa lokasi,pasca hujan beberapa waktu.
Kami hanya, memprakarsai dari pihak perusahan yaitu PT Sumber Rejeki Lestari Morindo Jawa Barat, DKI dan Banten. Bertujuan untuk membantu mengurangi beban mereka yang sangat membutuhkan, walau tidak banyak setidaknya kami juga mengalami hal yang sama ketika sedang kesulitan, tentunya perlu bantuan apalagi hal seperti ini adalah bencana banjir dan longsor terparah pada tahun sebelumnya.
Walaupun kami belum bisa memberikan bantuan yang lebih, kami juga mengajak kepada sahabat dan rekan dengan kejadian seperti ini, mari kita jadikan sebuah pelajaran atau hikmah bahwa alam juga perlu dijaga dan dirawat bukan hanya sekedar menjaga, menanam, menambang, menebang hutan atau memproduksi , lahan-lahan atau gunung sehingga menjadi dampak terhadap lingkungan yang tandus dan kering.
Padahal dengan kita ikut menanam pun tentunya harus menjaga Dari segala sektor.Oleh karena itu, mari kita mulai sekarang kedepannya, kita jadikan cermin bahwa bumi dan alam itu harus dijaga termasuk isinya. semua ciptaan Allah SWT saling menghargai,mencintai dan menjaga kelestarian lingkungan sekitar dimasing-masing rumah maupun, kebun dan hutan, sehingga ketika sudah berbicara tentang alam identik dengan kita menjaga kesehatan lingkungan disekitar wilayah kita, sehingga kita punya cadangan atau serapan air manakala pada saat datang musim hujan tiba, tuturnya
Pendistribusian berupa sembako beserta uang alakadarnya yang diterima langsung oleh warga yang menjadi kena dampak banjir.
Demikian saat pendistribusian Sembako disaksikan langsung unsur muspika Cimanggu, pemdes dan tokoh agama, kadus, ketua RT, unsur lembaga lainnya.
MY Kuncir









