Infokowasi.com – Suatu penyakit bakteri menular yang berpotensi serius yang terutama mempengaruhi paru-paru. Bakteri penyebab TB menyebar ketika orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Kebanyakan orang yang terinfeksi dengan bakteri yang menyebabkan tuberkulosis tidak memiliki gejala. Ketika gejala memang terjadi, biasanya berupa batuk (kadang-kadang ada bercak darah), penurunan berat badan, berkeringat di malam hari, dan demam.
Pengobatan tidak selalu diperlukan untuk orang-orang tanpa gejala. Pasien dengan gejala aktif akan membutuhkan perjalanan pengobatan panjang yang melibatkan beberapa antibiotik.
Membutuhkan diagnosis medis. Kebanyakan orang yang terinfeksi dengan bakteri yang menyebabkan tuberkulosis tidak memiliki gejala.
Ketika gejala memang terjadi, biasanya berupa batuk (kadang-kadang ada bercak darah), penurunan berat badan, berkeringat di malam hari, dan demam.
Perawatan
Pengobatan terdiri dari antibiotik. Pengobatan tidak selalu diperlukan untuk orang-orang tanpa gejala.
Pasien dengan gejala aktif akan membutuhkan perjalanan pengobatan panjang yang melibatkan beberapa antibiotik.
Hanya untuk tujuan informasi. Konsultasikan ke otoritas medis setempat untuk mendapatkan saran.
Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit kronis yang disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini dapat menyerang paru-paru dan organ tubuh lainnya. 
Penyebab TBC
Bakteri Mycobacterium tuberculosis masuk ke dalam tubuh melalui udara.
Bakteri tersebut dapat menetap di paru-paru dan mulai tumbuh.
Bakteri tersebut dapat bergerak melalui darah ke bagian tubuh lainnya.
Gejala TBC
Batuk yang berlangsung lebih dari 3 minggu.
Batuk berdahak atau mengandung darah.
Rasa lelah yang berlebihan.
Demam tinggi atau tubuh berkeringat malam hari.
Kehilangan nafsu makan. Penurunan berat badan.
Penularan TBC
TBC dapat menular dari satu orang ke orang di sekitarnya.
Penularan TBC terjadi sangat mudah melalui udara, dapat berasal dari percikan droplet saat berbicara, batuk atau bersin.
Pengobatan TBC
Pengobatan penyakit ini biasanya membutuhkan waktu beberapa bulan untuk melawan infeksi dan mencegah risiko terjadinya resistensi antibiotik.
Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit TBC bisa berakibat fatal.
TBC (tuberkulosis) dapat sembuh total jika diobati dengan tepat dan tuntas.
Cara sembuh TBC
Konsumsi obat TBC sesuai anjuran dokter, biasanya berupa antibiotik
Jalani pengobatan secara teratur dan disiplin. Lakukan kontrol berkala untuk memastikan kemajuan penyembuhan.
Terapkan perilaku hidup bersih dan sehat
Hindari rokok dan minuman beralkohol
Pastikan rumah memiliki pencahayaan matahari dan sirkulasi udara yang baik.
Ciri-ciri TBC sembuh
Gejala TBC seperti batuk, demam, kehilangan nafsu makan, dan penurunan berat badan berkurang atau hilang.
Hasil pemeriksaan tes dahak (BTA) negatif
Perhatian penting
TBC dapat kambuh kembali.
Orang yang pernah mengalami TBC memiliki risiko lebih besar untuk kembali terinfeksi.
Pengobatan TBC yang kedua kalinya pun membutuhkan waktu lebih lama.
Sebagian penderita TBC mengalami resisten obat, sehingga tidak bisa diobati dengan obat standar.
Untuk mencegah TBC kambuh kembali, Anda bisa melakukan skrining TBC dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.
Tips Merawat Penderita TBC di Rumah
1. Sediakan Ruangan Khusus untuk Pasien TBC.
2. Selalu Gunakan Masker.
3. Mengingatkan Pasien untuk Minum Obat.
4. Berikan Dukungan Emosional selama Pengobatan.
5. Pastikan Pasien Konsumsi Makanan Bergizi.
6. Berikan Pasien Air Putih yang Cukup.
7. Kelola Sampah dengan Tepat
(Robi)









