Beranda Peristiwa SPPG Desa Cidadap Diresmikan, Kades : Semoga Menjadi Ikhtiar Untuk Generasi Sehat,...

SPPG Desa Cidadap Diresmikan, Kades : Semoga Menjadi Ikhtiar Untuk Generasi Sehat, 3.500 Siswa Sudah Terlayani

Infokowasi.com – Pemerintah Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan komitmennya terhadap pemenuhan gizi anak-anak usia sekolah. Hal ini diungkap dalam podcast terbaru Radio Citra Lestari yang menghadirkan langsung Kepala Desa Cidadap, Deden Anta Nurman, sebagai narasumber utama dalam obrolan membahas hadirnya Dapur Makan Bergizi Gratis.

Dalam perbincangan tersebut, Deden memaparkan secara terbuka terkait pelaksanaan program SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) atau yang lebih dikenal dengan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), yang kini mulai berjalan di Desa Cidadap.

“Berdasarkan data Dapodik, ada sekitar 4.200 siswa dari PAUD hingga SMA di Desa Cidadap yang berhak menerima manfaat dari program MBG ini. Namun, dengan kapasitas satu SPPG yang ada saat ini, baru bisa menyuplai makanan bergizi untuk sekitar 3.500 siswa,” jelas Deden.

Deden menegaskan bahwa kehadiran program ini tidak lepas dari kerja keras dan sinergi antara Pemerintah Desa, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta dukungan dari berbagai mitra sosial yang peduli terhadap isu gizi anak.

“SPPG ini bukan kerja satu pihak. Pemerintah desa hanya menjadi jembatan. Dukungan datang dari semua elemen—baik yang bersifat struktural maupun partisipatif. Kami sangat berterima kasih atas keterlibatan semua pihak,” katanya.

Ia juga mengakui bahwa pelaksanaan program ini di lapangan tidak terlepas dari berbagai tantangan. Namun, menurutnya, semua tantangan tersebut masih bisa diatasi dengan kerja sama dan inovasi di lapangan.

“Tantangan pasti ada. Tapi ini soal tanggung jawab kita bersama terhadap masa depan anak-anak. Kami berkomitmen mengatasi semaksimal mungkin,” tegasnya.

Lebih lanjut, Deden menyampaikan harapan agar SPPG di Desa Cidadap dapat ditambah menjadi dua unit. Menurutnya, hal tersebut penting agar tidak ada satu pun siswa yang tercatat dalam Dapodik terlewat dari akses makanan bergizi.

“Idealnya di Desa Cidadap ini ada dua SPPG. Dengan luas wilayah dan jumlah siswa yang cukup besar, satu SPPG belum cukup. Kalau ada dua, distribusinya bisa lebih merata, dan seluruh siswa bisa kita layani,” pungkasnya.

Podcast yang dipandu oleh tim Radio Citra Lestari ini menjadi ruang strategis untuk menyuarakan program-program desa yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, terutama generasi muda. Dukungan publik diharapkan terus mengalir agar inisiatif seperti SPPG tidak hanya bertahan, tapi berkembang lebih luas demi masa depan yang lebih sehat dan cerdas.(Robi)

Sumber : RCL

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakBupati Sukabumi Bersama DPU, P3A, FKDI, KOMIR, dan Jurig Cai Bersihkan Sungai Ciraden Dari Tumpukan Sampah 
Artikulli tjetërUMKM Dyandra D’choco: Cokelat Cantik Dari Desa Wanajaya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini