Infokowasi.com – Sebagai bagian dari rangkaian penilaian Gelari Pelangi 2025, Tim RCL menghadirkan podcast spesial yang mengangkat cerita inspiratif dari Kampung Mandiri.
Gelari Pelangi sendiri merupakan program pembinaan terpadu yang digagas untuk mendorong Gerakan Keluarga Pelopor Perubahan melalui peningkatan ketahanan keluarga, pemberdayaan ekonomi, kreativitas, serta inovasi masyarakat.
Tahapan rechecking Gelari Pelangi adalah proses verifikasi lanjutan yang dilakukan tim penilai untuk memastikan bahwa lokasi yang diusulkan benar-benar memenuhi unsur pembinaan, inovasi, kemandirian, serta dampak pemberdayaan masyarakat. Rechecking ini menjadi tahap penting karena menentukan apakah suatu kampung layak melaju ke penilaian akhir dan membawa nama daerah ke tingkat berikutnya.
Kali ini salah satu lokus penilaian berlokasi di Kampung Mandiri Harmonis, yang beralamat di Kampung Slaawi RT 03 RW 03, Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi.
Hj. Yuyu Yuliah, S.Pd.I, selaku Ketua Kampung Mandiri, yang berbagi kisah perkembangan UMKM binaan yang terus menunjukkan kemajuan signifikan.
Dalam paparannya, Yuyu menjelaskan bahwa tugas utama Kampung Mandiri adalah membina dan memperkuat UMKM lokal yang berada di wilayah tersebut.
Salah satu produk unggulan yang kini menjadi sorotan adalah Teratai Cinta, yaitu produk telur asin berkualitas tinggi yang akan melaju menuju 3 besar tingkat Provinsi Jawa Barat.
Menariknya, Teratai Cinta bukan sekadar nama, tetapi merupakan singkatan dari “Telur Asin Tingkatkan Aktivitas Ekonomi Cicantayan”, sebuah filosofi yang mencerminkan tujuan penguatan ekonomi masyarakat. Telur asin yang diproduksi UMKM Cicantayan ini adalah telur asin omega, yang dikenal sebagai produk premium dengan kualitas rasa dan nilai gizi tinggi.
Yuyu menuturkan bahwa usaha ini berawal dari inisiatifnya melihat potensi para ibu—khususnya mereka yang setiap hari mengantar anaknya sekolah. Dari kompetensi dan kebiasaan itu, muncul ide untuk membentuk kelompok usaha sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
Melalui hubungan baiknya dengan rekan di dinas peternakan, langkah awal produksi telur asin pun mulai dirintis. Kini, hampir setiap rumah di lingkungan tersebut memiliki usaha rumahan sendiri.
Selain telur asin, Kampung Mandiri Harmonis juga membina berbagai UMKM lainnya seperti:Rangining Rangginang,Keripik singkong,Keripik pisang,Kue kembang goyang,Hingga kerajinan bambu yang telah dikenal sampai ke beberapa provinsi.
Yuyu berharap, UMKM yang di bina dapat terus berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan mampu membawa nama baik Kabupaten Sukabumi di tingkat Jawa Barat.
Dirinya juga menegaskan bahwa seluruh proses pembinaan tidak lepas dari dukungan TP PKK Kabupaten Sukabumi, serta perangkat daerah terkait yang memberikan penguatan penuh dalam rangka penilaian Rechecking Gelari Pelangi 2025, di mana Kampung Mandiri Harmonis menjadi salah satu lokus penilaian penting.
Adapun Rechecking Gelari Pelangi 2025 akan dilaksanakan pada Sabtu, 13 Desember 2025. Masyarakat setempat dan seluruh tim pembina berharap hasil terbaik dapat diraih, sekaligus menjadi tonggak bahwa kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan UMKM mampu menciptakan perubahan nyata di tingkat desa.
Dengan semangat kebersamaan, inovasi, dan pemberdayaan, Kampung Mandiri Harmonis menunjukkan bahwa desa bisa menjadi pusat kebangkitan ekonomi lokal yang berdampak luas.
Sumber : RCL









