Beranda Ekonomi dan Bisnis Almo Makmur Kopter Unggulan dan Pelopor di Jampangtengah

Almo Makmur Kopter Unggulan dan Pelopor di Jampangtengah

Almo Makmur Kopter Unggulan dan Pelopor di Jampangtengah
Rahmat hidayat pemilik usaha ternak almo makmur sekaligus ketua pokter jampangtengah

Sukabumi, infokowasi.com – Rahmat Hidayat, merintis usaha ternak itik sejak 5 tahun lalu tepatnya tahun 2014, mencari usaha yang tidak mengganggu aktifitas utamanya sebagai tenaga pendidikan di salah satu sekolah swasta di Jampangtengah, awalnya Rahmat terinspirasi dengan melimpahnya keong di pesawahan sekitar tempatnya tinggal. Dari situlah berawal Rahmat mencoba memelihara itik dengan memanfaatkan keong sebagai sumber pakan ternak.

Hingga di tahun 2019 Rahmat sudah bisa membentuk kelompok usaha paguyuban peternak itik dengan 10 anggota. Kelompok ternak ini bernama Kopter Almo Makmur yang berlokasi di Kampung Cikepok RT 29 RW 06, Desa Panumbangan Kecamatan Jampangtengah. Almo berasal dari nama spesies itik yang dibudidayakan oleh anggota kopter yaitu itik jenis Alabio Mojosari spesies itik yang unggul setelah melalui seleksi dan uji coba bertahun tahun oleh Rahmat yang bisa bertahan dan menghasilkan produk telur terbaik. Kopter ini pun sudah tergabung dengan Kelompok tingkat Kabupaten yaitu Perhimpunan pengusaha peternak itik (Perpik).

Almo Makmur Kopter Unggulan dan Pelopor di Jampangtengah
Itik spesies alabio mojosari unggulan ternak almo makmur

Kini peternakan Rahmat sendiri mampu memproduksi antara 800 sampai 1.000 butir telur perhari dengan kualitas super, dari 1.000 ekor itik yang di pelihara dalam tiga kandang, perbandingan luas kandang yaitu 1 meter untuk 4 ekor itik. Tidak mudah untuk mendapatkan hasil terbaik seperti ini, perlu keberanian melakukan eksperimen untuk bisa menemukan komposisi yang tepat, teknik pemeliharaan, penyediaan dan racikan pakan ternak, sampai dengan menemukan jenis itik yang cocok di Jampangtengah. Yang harus diperhatikan untuk mendapatkan telur berkualitas harus bisa mengkomposisikan usia itik dengan berat badan itik, harus benar benar ideal sehingga kualitas telur dan masa produksi stabil. Rahmat terus menerus mempelajari itu semua dengan otodidak.

Almo Makmur Kopter Unggulan dan Pelopor di Jampangtengah
Proses membersihkan telur baru panen

Sekitar 600 butir telur hasil produksi dikirim langsung kepada para pembuat telur asin yang ada di luar wilayah, seperti ke Palabuhan Ratu, Cisaat, dan Kota Sukabumi, tiap hari. Sisanya diolah sendiri menjadi produk telur asin yang diedarkan dipasaran lokal. Untuk masa sekarang yang sedang berada pada wabah pandemi Covid-19 permintaan agak berkurang, sehingga harus bisa berspekulasi dan memberdayakan situasi.

Almo Makmur Kopter Unggulan dan Pelopor di Jampangtengah
Telur asin kualitas super almo makmur desa panumbangan jampangtengah

Salah satu cara yaitu dengan mencari celah baru, seperti membangun relasi usaha dengan e-warung desa sebagai penyedia logistik untuk BPNT, tercatat permintaan 4.000 butir untuk memenuhi kebutuhan dua desa Cijulang dan Panumbangan, sudah terpenuhi. Kedepannya akan mencoba bersinergi pula dengan desa desa lain yang ada di Jampangtengah agar bisa memaksimalkan produk telur asin Almo Makmur sebagai produk lokal unggulan, diharapkan pemerintah setempat andil memfasilitasi.

Karena permintahan telur mentahan berkurang akibat pandemi, maka Kopter Almo Makmur mensiasatinya dengan mengolah sendiri telur mentahan menjadi telur asin yang siap edar.
Rahmat pun memprogramkan untuk memberdayakan masyarakat sekitar untuk bekerja sama membudidayakan itik, karena yakin akan membantu meningkatkan taraf perkonomian masyarakat, ternak itik tidak terlalu susah.

Almo Makmur Kopter Unggulan dan Pelopor di Jampangtengah
Proses pembuatan telur asin almo makmur

Ternak itik merupakan usaha yang berprospek tinggi, memungkinkan usahanya menjadi sentra itik di Jampangtengah.

Rahmat menambahkan bahwa selain bekerjasama dengan masyarakat sekitar dengan Kopter, harapanya ada kerjasama terlebih dukungan yang kuat dari pemerintah, baik pemerintah desa ataupun pemerintah kecamatan, bahkan mungkin dinas terkait.
Rahmat pun tidak segan berbagi pengalaman dan memberikan masukan kepada peternak itik pemula yang memang membutuhkan, memang usahanya bersama kopter Almo makmur menjadi pelopor peternak itik di Jampangtengah.

Laporan: Robi Sugara
Editor: WD

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakTerima Gugus Tugas Jabar, H. Iyos : Data DTKS dan Non DTKS Aman
Artikulli tjetërDesa Bojongjengkol Distribusikan BLT-DD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini