Infokowasi.com – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital terus dilakukan melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya melalui kegiatan pelatihan digitalisasi UMKM bertajuk KOPI BAPER (Kolaborasi Pintar Bareng Perpustakaan) yang kembali digelar di Kabupaten Sukabumi.
Program yang kini memasuki tahun ketiga pelaksanaannya tersebut menghadirkan pelatihan marketing UMKM berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI). Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Rumah Kreatif BUMN Cirebon, Telkom Daerah Sukabumi, serta Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Sukabumi sebagai fasilitator tempat pelaksanaan.
Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta UMKM dari total sekitar 40 pelaku usaha yang mendaftar, dengan kuota peserta yang disediakan sebanyak 30 orang. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat pelaku UMKM untuk mempelajari pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha mereka.

Dalam workshop tersebut, para peserta mendapatkan materi dan praktik langsung mengenai pembuatan konten promosi produk dengan bantuan teknologi AI, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pemasaran digital serta memperluas jangkauan pasar produk UMKM.
Koordinator pelatihan, Derry Darusman, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital para pelaku UMKM agar mampu berinovasi dalam strategi pemasaran di era teknologi.
“Melalui pelatihan ini, para pelaku UMKM dilatih untuk membuat konten promosi produk secara lebih kreatif dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence. Harapannya, kemampuan literasi digital mereka semakin meningkat sehingga mampu melakukan inovasi pemasaran secara mandiri,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut dinilai berjalan dengan baik dan mendapatkan respons positif dari para peserta maupun pihak kolaborator.
Pihak Rumah Kreatif BUMN pun menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan merasa puas dengan hasil pelatihan yang telah dilaksanakan. Bahkan, mereka berencana untuk melanjutkan kolaborasi serupa melalui kegiatan pelatihan lanjutan bagi para pelaku UMKM di Sukabumi.
Ke depan, peserta yang telah mengikuti pelatihan ini juga akan mendapatkan pembinaan dan pendampingan lanjutan secara mandiri, sehingga ilmu yang diperoleh tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam pengembangan usaha.
Melalui program KOPI BAPER, diharapkan para pelaku UMKM di Kabupaten Sukabumi semakin mampu meningkatkan literasi digital, kreativitas, serta inovasi pemasaran, sehingga dapat bersaing di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.









