Infokowasi.com – Potensi sumber daya alam yang melimpah serta berbagai program pembangunan terus menjadi fokus Pemerintah Desa Palasari Hilir, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Palasari Hilir, Muhctar, saat menjadi narasumber dalam Podcast RCL (Radio Citra Lestari).
Dalam podcast tersebut, Muhctar menjelaskan bahwa Desa Palasari Hilir memiliki luas wilayah sekitar 864 hektare, dengan jumlah penduduk kurang lebih 13.000 jiwa yang tersebar di sekitar 4.000 Kepala Keluarga (KK). Secara administratif, Desa Palasari Hilir terdiri atas 18 Rukun Warga (RW) dan 62 Rukun Tetangga (RT).
Menurut Muhctar, potensi yang dimiliki Desa Palasari Hilir sangat beragam dan menjadi modal utama dalam mendorong pembangunan desa. Sektor pertanian masih menjadi mata pencaharian utama masyarakat, didukung dengan pembangunan infrastruktur jalan desa yang terus dilakukan untuk memperlancar aktivitas ekonomi maupun mobilitas warga.
Selain pertanian, Desa Palasari Hilir juga memiliki potensi di bidang peternakan, khususnya usaha ayam petelur, yang terus berkembang dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat. Sementara itu, pada sektor UMKM, produk olahan tradisional Rangining Singkong menjadi salah satu unggulan desa yang memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan hingga mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
“Kami terus berupaya menggali dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki Desa Palasari Hilir. Mulai dari sektor pertanian, peternakan ayam petelur, hingga UMKM seperti Rangining Singkong. Potensi tersebut harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan,” ujar Muhctar.
Dalam kesempatan itu, Muhctar juga memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Desa Palasari Hilir. Salah satunya adalah program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yang terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah desa dalam membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih layak huni.
Selain itu, Pemerintah Desa Palasari Hilir terus mengoptimalkan keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa melalui pengembangan unit-unit usaha produktif yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan desa.
Pemerintah desa juga mendukung pembentukan dan penguatan Koperasi Desa (Kopdes) sebagai salah satu upaya memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pengembangan usaha bersama, peningkatan akses permodalan, serta mendorong kemandirian masyarakat.
“Pembangunan desa tidak hanya sebatas membangun infrastruktur, tetapi juga membangun ekonomi masyarakat. Karena itu kami terus memperkuat BUMDes, mendukung Kopdes, menjalankan program Rutilahu, serta membuka ruang bagi UMKM dan pelaku usaha lokal agar terus berkembang. Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama menjaga semangat gotong royong demi mewujudkan Desa Palasari Hilir yang semakin maju dan mandiri,” tambahnya.
Melalui Podcast RCL, Pemerintah Desa Palasari Hilir berharap informasi mengenai potensi desa maupun berbagai program pembangunan dapat diketahui lebih luas oleh masyarakat. Dengan kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan seluruh elemen masyarakat, pembangunan yang berkelanjutan diharapkan mampu menciptakan desa yang semakin maju, produktif, dan sejahtera.









