Infokowasi.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyambut positif upaya revitalisasi dan peningkatan kapasitas Gardu Induk (GI) 150 kV Jampang Kulon milik PT PLN (Persero). Peresmian fasilitas yang telah diperkuat ini dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, di lokasi setempat pada Kamis (27/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Andreas menyampaikan apresiasi mendalam kepada PLN dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan infrastruktur vital ini. Ia menekankan bahwa peningkatan kapasitas Gardu Induk merupakan langkah strategis untuk menjaga keandalan pasokan listrik di tengah lonjakan kebutuhan energi yang terus meningkat.
“Listrik adalah urat nadi pembangunan. Ketersediaan energi listrik yang andal tidak hanya menjadi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menjadi faktor kunci yang mendukung pertumbuhan ekonomi, iklim investasi, pelayanan publik, serta percepatan pembangunan daerah,” ujarnya.
Lebih jauh, Wabup berharap penguatan sistem kelistrikan ini dapat membuka peluang baru bagi kemajuan ekonomi wilayah, khususnya di kawasan Jampang Kulon dan sekitarnya. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga sinergi yang erat antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi, PT PLN, dan seluruh pemangku kepentingan agar manfaat pembangunan infrastruktur ini dapat dirasakan seluas-luasnya.
“Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun ini dapat terus kita pelihara dan tingkatkan dalam mendukung keberhasilan pembangunan, demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” pungkasnya.
KAPASITAS BARU DAN MANFAAT LUAS DARI PLN
Sementara itu, Wakil Presiden Efisiensi Kualitas dan Pengukuran Distribusi Jawa Madura dan Bali PT PLN (Persero), MX Wahyu C. Prasetyo, menyatakan bahwa beroperasinya kembali Gardu Induk Jampang Kulon merupakan bagian integral dari upaya memperkuat sistem ketahanan kelistrikan di wilayah Sukabumi. Fasilitas ini kini memiliki kapasitas 1 x 60 MVA yang didukung dengan empat jalur penyulang baru.
Menurutnya, penguatan ini akan sangat mendukung pemanfaatan berbagai potensi ekonomi di wilayah pesisir, mulai dari usaha tambak udang, fasilitas penyediaan es bagi nelayan, industri kecil, hingga pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor pariwisata.
“Dengan direvitalisasinya Gardu Induk Jampang Kulon 1 x 60 MVA yang kini sudah dilengkapi empat jalur penyulang, hal ini semakin membuka peluang bagi perkembangan dunia usaha, UMKM di sekitar, dan tentunya mendorong pariwisata agar semakin maju di Kabupaten Sukabumi,” ungkap Wahyu.
Ia menegaskan bahwa peresmian ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk meningkatkan kualitas layanan kelistrikan. Wahyu berharap infrastruktur ini mampu mengatasi masalah penurunan tegangan (drop tegangan) serta meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan.
“Semoga gardu ini dapat beroperasi dengan baik dan andal, serta memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi PLN, pelanggan, pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh masyarakat Jampang Kulon serta Kabupaten Sukabumi,” tandasnya.(ASR)









