Beranda Peristiwa Niat Membersihkan Lahan Berujung Kepanikan: Kebakaran Ancam Pemukiman di Bojongkokosan

Niat Membersihkan Lahan Berujung Kepanikan: Kebakaran Ancam Pemukiman di Bojongkokosan

Infokowasi.com — Niat hati ingin merapikan dan membersihkan rumput liar di lahan miliknya, aksi seorang warga di Kampung Bojongkokosan, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, justru memicu peristiwa yang mendebarkan. Niat awal pembakaran sampah dan pembersihan lahan tersebut membesar dan nyaris melalap area pemukiman warga sekitar.

Di tengah kondisi cuaca musim kemarau yang membuat dedaunan serta vegetasi mengering, kobaran api dengan cepat merambat tak terkendali. Asap tebal yang membubung tinggi di sekitar pemukiman seketika menyita perhatian warga dan pengendara yang melintas.

Peristiwa ini mulai disadari warga sekitar pukul 16.00 WIB. Tak lama kemudian, laporan dari warga yang melintas diterima oleh pihak berwenang pada pukul 16.28 WIB. Respons cepat ditunjukkan oleh tim Pemadam Kebakaran Posko Parungkuda yang langsung menerjunkan armada ke lokasi kejadian.

“Saya baru mau potong rambut, tiba-tiba melihat mobil pemadam kebakaran datang. Pas disamperin, alhamdulillah apinya sudah berhasil dipadamkan oleh petugas,” ujar Nunik, salah seorang warga lokal yang berada di lokasi kejadian.

Danpos dari Posko Parungkuda, Acep Fatah, mengingatkan masyarakat akan bahaya laten membakar lahan atau sampah di tengah musim kering. Menurutnya, potensi merembetnya api sangat tinggi dan bisa berujung pada kerugian yang jauh lebih besar.

“Di musim kemarau ini, kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan, apalagi tanpa pengawasan. Kondisi daun dan rumput yang kering sangat rentan memicu kebakaran besar yang membahayakan keselamatan bersama,” tegas Acep Fatah.

Beruntung, berkat kesigapan petugas dan kerja sama warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya sebelum sempat menyentuh bangunan rumah warga. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam mengelola lahan demi keselamatan lingkungan sekitar.

Pada akhirnya, musibah kerap kali bersembunyi di balik kelengahan yang tak disengaja. Mari lebih bijak dalam mengelola lingkungan dan hindari penggunaan api di musim kering—karena mencegah satu percikan hari ini adalah kunci menyelamatkan banyak nyawa dan harta benda di esok hari.(ASR)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakAbu Vulkanik Menghampiri Sukabumi, Polsek Kalapanunggal Turun Langsung Lindungi Warga
Artikulli tjetërJembatan Leuwidingding Segera Dibangun, Disperkim Sukabumi Soroti Dampaknya bagi Warga Jampangtengah