Infokowasi.com — Potensi wisata yang tersebar di berbagai pelosok Kabupaten Sukabumi menyimpan peluang besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat. Namun, potensi tersebut perlu ditopang tata kelola yang baik, perencanaan terarah, serta kemampuan masyarakat desa dalam mengembangkan destinasi secara mandiri.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi mendorong inovasi melalui percepatan verifikasi proposal Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dan sinkronisasi program Forum Desa Wisata. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat pengembangan desa wisata agar lebih terarah dan berkelanjutan.
Percepatan verifikasi proposal BKK diarahkan untuk membantu memastikan setiap usulan program dapat ditelaah secara lebih efektif, sesuai kebutuhan dan prioritas pengembangan desa wisata. Sementara itu, sinkronisasi melalui Forum Desa Wisata menjadi wadah menyatukan persepsi, menyelaraskan rencana kerja, serta memperkuat komunikasi antara para pemangku kepentingan pariwisata.
Lebih jauh, inovasi ini tidak hanya berorientasi pada dukungan bantuan, tetapi juga membangun kemampuan desa dalam mengelola potensi wisatanya sendiri. Penguatan dilakukan melalui empat unsur penting, yakni atraksi, amenitas, aksesibilitas, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Atraksi menjadi daya tarik utama yang mengangkat keunikan alam, budaya, maupun tradisi desa. Amenitas berkaitan dengan ketersediaan fasilitas pendukung bagi wisatawan, sedangkan aksesibilitas memastikan destinasi lebih mudah dijangkau. Di sisi lain, pemberdayaan masyarakat lokal menjadi fondasi agar manfaat pariwisata dapat dirasakan langsung oleh warga setempat.
Dengan pengelolaan yang semakin baik, desa wisata diharapkan tidak hanya menjadi tempat kunjungan, tetapi juga berkembang sebagai ruang tumbuhnya ekonomi kreatif, usaha masyarakat, pelestarian budaya, dan peluang kerja di tingkat lokal.
Momentum Hari Inovasi Indonesia pada 1 November 2026 menjadi kesempatan untuk menegaskan bahwa kemajuan pariwisata membutuhkan gagasan baru, tata kelola yang adaptif, serta kolaborasi yang mampu menghasilkan manfaat nyata.
Melalui percepatan verifikasi BKK dan sinkronisasi Forum Desa Wisata, Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi berupaya memperkuat fondasi pengembangan destinasi berbasis masyarakat. Harapannya, desa-desa wisata semakin percaya diri mengelola potensi, meningkatkan kualitas pelayanan, dan membangun daya saing tanpa kehilangan karakter lokalnya.
Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi — Menguatkan Potensi Desa, Memberdayakan Masyarakat, dan Mewujudkan Pariwisata yang Mandiri serta Berkelanjutan.
(ASR)









