Infokowasi.com — Membangun kesejahteraan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan membuka akses pekerjaan, meningkatkan keterampilan, dan menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sejumlah program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Berbagai terobosan disiapkan untuk menjawab tantangan dunia kerja yang terus berkembang. Mulai dari pelatihan keterampilan berbasis kompetensi, pemberdayaan calon wirausaha, layanan informasi ketenagakerjaan, hingga pendampingan bagi masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri melalui jalur resmi.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pelatihan kerja gratis melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Latihan Kerja (UPTD BLK). Program ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh keterampilan praktis sesuai kebutuhan pasar kerja.
Sejumlah bidang kejuruan ditawarkan, di antaranya pembuatan roti dan kue serta desainer grafis muda. Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memiliki bekal kompetensi yang dapat digunakan untuk memasuki dunia industri maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Tidak hanya mempersiapkan tenaga kerja untuk menjadi karyawan, Disnakertrans juga mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan melalui program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dan Padat Karya.
Kedua program ini diarahkan untuk memperluas kesempatan masyarakat dalam menciptakan sumber penghasilan. Melalui pembekalan kewirausahaan, pendampingan, serta dukungan stimulus usaha, masyarakat didorong agar mampu mengembangkan potensi ekonomi di lingkungan masing-masing.
Upaya pemberdayaan tersebut semakin diperkuat melalui program Sukabumi Berdaya, sebuah inisiatif yang diarahkan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kerja dengan memperhatikan kebutuhan industri dan perkembangan pasar kerja, baik di tingkat lokal maupun global.
Di era digitalisasi, kemudahan memperoleh informasi pekerjaan juga menjadi kebutuhan penting. Menjawab tantangan tersebut, Disnakertrans menghadirkan SILENT CENTER (Sukabumi Integrated Labour and Employment Center) sebagai pusat pelayanan dan informasi ketenagakerjaan terpadu.
Melalui layanan ini, masyarakat dapat mengakses berbagai informasi dunia kerja, termasuk fasilitas pembuatan kartu pencari kerja atau AK.1 secara daring serta informasi peluang kerja dan bursa kerja (job fair).
Kehadiran layanan terpadu tersebut diharapkan mampu memangkas hambatan informasi antara pencari kerja dan perusahaan, sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh layanan administrasi ketenagakerjaan.
Perhatian Disnakertrans juga menjangkau masyarakat yang memiliki rencana bekerja ke luar negeri. Melalui sosialisasi dan pembekalan Pekerja Migran Indonesia (PMI), masyarakat diberikan pemahaman mengenai keterampilan, persyaratan, serta prosedur penempatan tenaga kerja melalui jalur resmi.
Langkah ini menjadi penting agar calon pekerja migran memiliki kesiapan yang memadai dan memahami mekanisme perlindungan sebelum memutuskan bekerja di negara tujuan.
Di sisi lain, penguatan hubungan dengan dunia industri terus didorong melalui kolaborasi bersama perusahaan, termasuk PT Glostar Indonesia. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan potensi sumber daya manusia yang dimiliki Kabupaten Sukabumi.
Keseluruhan program tersebut menggambarkan bahwa pembangunan ketenagakerjaan membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Masyarakat tidak hanya dipersiapkan untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi juga didorong agar mampu menciptakan lapangan usaha dan menjadi pelaku ekonomi yang mandiri.
Melalui berbagai program unggulan tersebut, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi berupaya menjadikan sektor ketenagakerjaan sebagai salah satu penggerak peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebab, kesempatan kerja bukan sekadar tentang memperoleh penghasilan, melainkan juga membuka jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup, membangun kemandirian, dan mengambil bagian dalam kemajuan daerah menuju Sukabumi yang Mubarokah.
(ASR)









