Infokowasi.com — Kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kekuatan identitas budaya, kualitas generasi muda, serta prestasi di bidang olahraga. Berangkat dari semangat tersebut, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi terus mengarahkan berbagai program strategis untuk membangun masyarakat yang berkarakter, kreatif, dan berdaya saing.
Di bawah kepemimpinan Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, penguatan tiga sektor utama menjadi perhatian penting, yakni pelestarian kebudayaan, pemberdayaan kepemudaan, serta pembinaan olahraga.
Pada bidang kebudayaan, Disbudpora berupaya menjaga agar kekayaan seni dan tradisi lokal tetap hidup di tengah perubahan zaman. Berbagai potensi budaya daerah didorong untuk terus dikembangkan, sekaligus diperkenalkan kepada generasi penerus sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Sukabumi.
Upaya tersebut juga diperkuat melalui sinergi penataan cagar budaya serta pengintegrasian unsur kebudayaan dalam pengembangan pariwisata. Dengan demikian, warisan sejarah dan kekayaan tradisi tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga memiliki nilai edukasi, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat.
Sementara itu, pada sektor kepemudaan, Disbudpora menempatkan generasi muda sebagai kekuatan penting dalam menentukan arah masa depan daerah. Melalui program Pemuda Berkarya anak-anak muda didorong untuk tampil lebih aktif, produktif, dan mampu melahirkan gagasan kreatif yang memberikan manfaat nyata.
Pemberdayaan tersebut diarahkan melalui peningkatan kapasitas di bidang kewirausahaan, penguatan organisasi, hingga pengembangan kreativitas. Harapannya, pemuda Sukabumi tidak hanya menjadi penonton perubahan, melainkan mampu mengambil peran sebagai penggerak kemajuan di lingkungan masing-masing.
Di bidang olahraga, pembinaan atlet daerah terus menjadi bagian dari agenda prioritas. Pengembangan potensi olahraga dilakukan melalui pembibitan, pembinaan, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan dan kompetisi yang melibatkan masyarakat maupun kalangan pelajar.
Langkah ini menjadi fondasi untuk menemukan bibit-bibit atlet potensial sekaligus membangun budaya hidup sehat dan semangat berprestasi sejak usia dini. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, potensi olahraga Kabupaten Sukabumi diharapkan mampu berkembang dan bersaing pada tingkat yang lebih tinggi.
Keseluruhan program tersebut mencerminkan bahwa pembangunan kebudayaan, kepem
(ASR)









