Beranda Komunitas BUMDes Jadi Penggerak Ekonomi, Desa Bojongkokosan Kembangkan Peternakan hingga Produk UMKM Lokal

BUMDes Jadi Penggerak Ekonomi, Desa Bojongkokosan Kembangkan Peternakan hingga Produk UMKM Lokal

Infokowasi.com – Menggali potensi desa tidak cukup hanya dengan melihat kekayaan alam yang dimiliki. Kreativitas masyarakat, penguatan ekonomi lokal, serta kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun desa yang mandiri dan berdaya saing.

Semangat tersebut terlihat di Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Desa ini terus mengembangkan berbagai sektor unggulan melalui pemberdayaan masyarakat, penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga pengelolaan sampah yang melibatkan warga secara langsung.

Potret perkembangan tersebut terungkap saat Tim RCL melakukan kunjungan lapangan sekaligus menggali informasi mengenai program pembangunan dan potensi ekonomi yang dimiliki desa.

Dalam kesempatan itu, Tim RCL berdialog langsung dengan Kepala Desa Bojongkokosan, Dini Rahmawati, S.Pd.I. Ia memaparkan sejumlah potensi serta langkah pengembangan yang tengah dijalankan pemerintah desa bersama masyarakat.

Dengan wilayah administrasi yang terbagi dalam 8 Rukun Warga (RW) dan 24 Rukun Tetangga (RT), Bojongkokosan memiliki beragam sumber daya lokal yang dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.

Salah satu perhatian pemerintah desa adalah mengoptimalkan peran BUMDes sebagai wadah pengembangan usaha sekaligus penggerak aktivitas ekonomi produktif. Melalui pengelolaan potensi yang tersedia, desa berupaya membuka peluang usaha dan memperluas keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ekonomi.

Potensi tersebut tersebar di sejumlah sektor. Mulai dari peternakan bebek, budidaya ikan lele, peternakan domba dan sapi, hingga perkebunan anggur. Keberagaman ini memperlihatkan adanya peluang pengembangan usaha berbasis sumber daya lokal.

Tidak hanya mengandalkan sektor peternakan dan perkebunan, kreativitas pelaku UMKM juga turut memberikan warna bagi perekonomian desa. Berbagai produk olahan masyarakat telah berkembang, di antaranya lantak pisang, basreng, madu odeng, serta Kopi Palagan yang menjadi salah satu produk kopi lokal Kabupaten Sukabumi.

Di balik geliat ekonomi tersebut, Bojongkokosan juga memiliki perhatian terhadap persoalan lingkungan. Salah satu program yang menarik adalah pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah dimulai sejak 2004.

Program ini dijalankan dengan melibatkan lingkungan RT dan RW, sehingga kepedulian terhadap kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, tetapi juga tumbuh sebagai bagian dari kesadaran bersama masyarakat.

Keterlibatan warga dalam pengelolaan sampah menjadi gambaran bahwa pembangunan desa tidak semata-mata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Lingkungan yang bersih dan tertata juga merupakan bagian penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang lebih sehat dan nyaman.

Melalui berbagai potensi tersebut, Desa Bojongkokosan memiliki ruang untuk terus memperluas peluang usaha, memperkenalkan produk unggulan, sekaligus memperkuat budaya peduli lingkungan.

Sementara itu, kehadiran Tim RCL menjadi salah satu upaya membuka ruang informasi dan publikasi bagi pemerintah desa serta para pelaku usaha lokal. Berbagai potensi yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat diharapkan dapat menjangkau khalayak yang lebih luas.

Publikasi ini juga diharapkan mampu mempertemukan potensi desa dengan peluang kerja sama, memperluas pengenalan produk UMKM, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

Bojongkokosan memberikan gambaran bahwa kemajuan desa dapat dibangun melalui banyak jalan. Ketika potensi ekonomi, kreativitas warga, dan kepedulian terhadap lingkungan berjalan beriringan, desa memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh menjadi wilayah yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.

(ASR)

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakGeopark Ciletuh Spektakuler 2026 Siap Guncang Sukabumi! Jambrud Hadir, Pantai Palangpang Bakal Di Padati Wisatawan
Artikulli tjetërWaspada Modus Penipuan Mengatasnamakan Pejabat Sekretariat DPRD Sukabumi, Masyarakat Diminta Jangan Mudah Percaya