Infokowasi.com – Jauh sebelum manusia mengenal peradaban, samudra pernah menjadi wilayah kekuasaan predator raksasa. Jejak kehidupan purba itu kini menyisakan cerita menakjubkan di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Tepatnya di Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, sebuah destinasi wisata menawarkan pengalaman menjelajahi sejarah bumi, kekayaan geologi, tradisi, hingga kehidupan masyarakat yang masih menjaga warisan leluhurnya.
Destinasi tersebut dikenal sebagai Desa Wisata Megalodon. Sebuah kawasan yang menghadirkan perpaduan unik antara wisata sejarah purba, petualangan alam, kekayaan kuliner, kerajinan tradisional, dan kesenian lokal.
Daya tarik utamanya membawa pengunjung mengenal Megalodon, predator laut purba yang dikenal memiliki ukuran tubuh sangat besar dan pernah hidup jutaan tahun silam. Kisah keberadaannya menjadi pintu masuk untuk memahami perjalanan panjang kehidupan di bumi.
Petualangan dapat dimulai dari Museum Megalodon. Di tempat ini, pengunjung diajak menelusuri informasi mengenai fosil gigi hiu purba, sejarah penemuan, serta jejak geologi yang menjadikan kawasan tersebut memiliki daya tarik tersendiri.
Eksplorasi kemudian berlanjut menuju Gua Gunung Sungging dan Goa Cigintung. Kedua kawasan ini menyuguhkan pengalaman wisata alam yang sarat nilai sejarah dan keunikan bentang geologi. Lorong-lorong alamnya menyimpan daya tarik tersendiri, sekaligus menghadirkan cerita lokal yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Tidak kalah menarik, Cai Kahuripan menjadi bagian dari kekayaan alam yang memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat setempat. Keberadaannya bukan hanya menghadirkan pesona lingkungan, tetapi juga menyimpan cerita yang melekat dalam kehidupan warga.
Di kawasan ini, pengunjung seolah diajak membaca lembar demi lembar perjalanan alam Sukabumi. Setiap bentang alam memiliki kisah, setiap peninggalan menyimpan jejak, dan setiap sudut menghadirkan pengalaman yang berbeda.
Namun, keistimewaan Desa Wisata Megalodon tidak berhenti pada cerita masa lampau. Kehidupan budaya masyarakatnya justru menjadi kekuatan yang membuat destinasi ini semakin kaya.
Warisan keterampilan membuat gerabah dari tanah liat masih menjadi bagian dari identitas masyarakat. Di tangan para perajin, tanah yang sederhana diolah menjadi karya bernilai guna sekaligus memiliki daya tarik budaya.
Sektor kuliner pun menghadirkan kekhasan tersendiri. Nasi Inter dan Opak khas Pajampangan menjadi sajian tradisional yang memperkenalkan cita rasa lokal kepada para pengunjung. Keduanya bukan sekadar makanan, tetapi juga bagian dari identitas kuliner yang patut dipertahankan.
Kekayaan budaya semakin lengkap dengan keberadaan seni Pencak Silat yang terus hidup di tengah masyarakat. Tradisi tersebut memiliki keterkaitan dengan cerita Bende Kabuyutan yang menjadi bagian dari khazanah budaya lokal.
Perpaduan sejarah purba, keindahan alam, kerajinan, kuliner, dan seni tradisional menjadikan Desa Wisata Megalodon memiliki karakter yang berbeda dibandingkan destinasi wisata pada umumnya.
Potensi tersebut juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran wisatawan dapat memberikan ruang lebih luas bagi perajin, pelaku kuliner, seniman, serta pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan karya mereka.
Di sinilah nilai penting pengembangan desa wisata. Pariwisata tidak hanya mendatangkan pengunjung, tetapi juga harus mampu menciptakan manfaat ekonomi, menjaga identitas budaya, dan mendorong masyarakat menjadi bagian utama dalam pengelolaan potensi daerahnya.
Desa Wisata Megalodon menjadi gambaran bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan destinasi yang tidak hanya mengandalkan panorama alam, tetapi juga menawarkan pengalaman edukatif dan perjalanan budaya yang bernilai.
Bayangkan, dalam satu perjalanan, pengunjung dapat mengenal predator laut purba, menjelajahi gua, menikmati kuliner khas Pajampangan, melihat kerajinan gerabah, hingga menyaksikan kekayaan seni tradisional.
Inilah pengalaman yang membuat perjalanan ke Gunungsungging layak masuk dalam daftar destinasi yang patut dijelajahi.
Kini, tantangannya adalah bagaimana seluruh potensi tersebut terus dirawat, dikembangkan, dan diperkenalkan lebih luas agar Desa Wisata Megalodon semakin dikenal sebagai salah satu kebanggaan pariwisata Kabupaten Sukabumi.
Sebab, warisan alam dan budaya tidak cukup hanya dikenang. Keduanya harus dijaga, dihidupkan, dan diwariskan agar tetap memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
DESA WISATA MEGALODON
📍 Desa Gunungsungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
WISATA UNTUK SEMUA — Menjelajahi Pesona, Menghidupkan Potensi, Merawat Warisan.
Mari datang, temukan kisahnya, rasakan pengalaman berbeda, dan jadilah bagian dari upaya menjaga kekayaan alam serta budaya Sukabumi.
(ASR)









