Sukabumi, infokowasi.com – Tradisi bedil lodong sudahmenjadi kebiasaan sebagian masyarakat ketika menyambut datangnya hari lebaran, kebiasaan menyambut hari kemenangan dengan membunyikan bedil lodong atau petasan karbit. Kegiatan remaja dan anak-anak disepanjang malam mengiringi tabuhan bedug dan lantunan suara takbir.
Bedil lodong terbuat dari pohon bambu serta serpihan karbit yang menjadi pemicu ledakan. Entah sejak kapan asal mula kebiasaan tersebut, namun memang seru dan menyenangkan walau bising dengan suara dentuman yang membahana.
Pada kenyataannya bedil lodong ini sudah hampir tersisih oleh mercon dan kembang api, lebih praktis dan modern.

Seperti di Kampung Pasir Hanjuang RT 31 RW 9 Desa Cijulang Kecamatan Jampangtengah, beberapa remaja berkemas mempersiapkan bedil lodong.
Yogi (20) remaja setempat menuturkan bahwa pembuatan bedil lodong sudah biasa dibuat setiap tahunnya.
Sementara Asep warga setempat sekaligus Kepala Dusun Cimadang menjelaskan, “Sengaja kami menyalakan bedil lodong untuk memeriahkan malam takbir dan sekedar mengusir kantuk, agar lebih terasa dalam menyambut kemenangan”, pungkas Asep.
Laporan: Robi S
Editor: WD









