Beranda Advertorial Ada Peran Besar Bapperida di Balik Meriahnya HJKS ke-156, Ekonomi Sukabumi Jadi...

Ada Peran Besar Bapperida di Balik Meriahnya HJKS ke-156, Ekonomi Sukabumi Jadi Sasaran Utama

Infokowasi.com — Gelaran Pasar Rakyat dan UMKM serta Sukabumi Expo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 tahun 2026 bukan sekadar pesta rakyat. Di balik kemeriahan kegiatan tersebut, terdapat peran strategis Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan memiliki dampak nyata terhadap pembangunan daerah.

Bapperida mengambil posisi penting sebagai arsitek perencanaan strategis, koordinator lintas sektor, sekaligus pengawal agar berbagai kegiatan dalam HJKS ke-156 tetap selaras dengan arah pembangunan Kabupaten Sukabumi.

Mengusung tema “Sukabumi Mubarokah, Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata”, rangkaian kegiatan tahun 2026 dirancang tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang promosi potensi daerah, penguatan UMKM, perdagangan, pertanian, pariwisata, hingga investasi.

Menariknya, pelaksanaan kegiatan tersebut dirancang tanpa membebani APBD, dengan mengandalkan skema kemitraan, swadaya, dan swadana dari para pelaku usaha.

Selaraskan HJKS dengan Arah Pembangunan Daerah

Salah satu peran utama Bapperida adalah memastikan tema besar HJKS ke-156 memiliki keterkaitan langsung dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Sukabumi.

Konsep “Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata” diarahkan agar Sukabumi Expo tidak berhenti sebagai ajang pameran dan hiburan semata.

Lebih dari itu, expo menjadi sarana untuk memperlihatkan berbagai capaian pembangunan daerah sekaligus memperkenalkan potensi unggulan Kabupaten Sukabumi kepada masyarakat, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan.

Dengan konsep tersebut, kemeriahan HJKS diharapkan dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan daerah.

Dorong Kolaborasi Dunia Usaha dan UMKM

Pelaksanaan kegiatan yang menggunakan skema non-APBD juga membuat kolaborasi menjadi salah satu kunci utama.

Dalam konteks tersebut, Bapperida berperan sebagai penghubung sekaligus penyelaras konsep agar keterlibatan dunia usaha dapat memberikan manfaat bagi pelaku ekonomi lokal.

Investasi dan dunia usaha di sektor hulu diharapkan dapat terkoneksi dengan sektor hilir, khususnya pelaku Pasar Rakyat dan UMKM.

Pola tersebut diarahkan untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan, sehingga kegiatan HJKS tidak hanya ramai dikunjungi, tetapi juga mampu membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Orkestrasi Berbagai Sektor

Pasar Rakyat dan Sukabumi Expo melibatkan berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata, hingga Dinas Pertanian.

Bapperida memiliki peran dalam mengorkestrasi keterhubungan berbagai sektor tersebut agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

Potensi pertanian, misalnya, dapat dihubungkan dengan sektor perdagangan melalui promosi komoditas unggulan seperti festival durian lokal.

Di sisi lain, promosi destinasi wisata juga diarahkan untuk memiliki keterkaitan dengan produk kerajinan dan kuliner UMKM yang ditampilkan dalam kegiatan di Lapangan Cangehgar.

Dengan demikian, satu kegiatan dapat memberikan efek berantai terhadap sektor lainnya.

Tak Sekadar Ramai, Dampak Ekonomi Jadi Perhatian

Peran Bapperida juga berlanjut pada aspek monitoring dan evaluasi. Perputaran ekonomi selama rangkaian HJKS, mulai dari pembukaan pada Agustus hingga penutupan September 2026, menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan.

Dampak kegiatan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan aktivitas perdagangan, hingga daya beli masyarakat menjadi bagian dari evaluasi.

Terlebih, rangkaian kegiatan juga terintegrasi dengan Job Fair, sehingga diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap kesempatan kerja sekaligus membantu menekan angka pengangguran.

Dengan konsep tersebut, HJKS ke-156 diharapkan bukan hanya meninggalkan kemeriahan dan keramaian, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi yang dapat dirasakan masyarakat.

Bagi Bapperida, perayaan hari jadi daerah menjadi momentum untuk mempertemukan perencanaan pembangunan dengan aktivitas ekonomi masyarakat.

Pesta rakyat pun diharapkan bukan sekadar perayaan, melainkan menjadi panggung besar untuk menunjukkan potensi Sukabumi, menggerakkan UMKM, memperkuat agroindustri, dan membuka jalan bagi kemajuan pariwisata daerah.

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakAda Ambisi Besar di Balik Persikabumi U15, Bibit Muda Sukabumi Digembleng Jadi Calon Bintang
Artikulli tjetërSitus Gunung Tangkil Cikakak Palabuhanratu Masuk Dalam Perhatian dan Penanganan Disbudpora Kabupaten Sukabumi