Infokowasi.com- Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi dari fraksi PKS, Erpa Aris Purnama, S. Si., laksanakan reses Ke tiga sidang tahun 2025 di kampung sindang hayu desa wanasari, kecamatan Surade, Kamis ( 18/9/2025).
Kegiatan ini dihadiri warga masyarakat, dan sejumlah tokoh pemuda, agama, serta undangan lainnya dan rekan- rekan media.
“Alhamdulillah sesuai agenda DPRD Kabupaten, semua turun ke lapangan. Kebetulan saya dari Fraksi PKS Komisi 1 melakukan reses Ke tiga sidang tahun 2025 di beberapa lokasi salah satunya di desa wanasari kecamatan surade, ” kata dia. 
Erpa menyebut masyarakat banyak menyampaikan aspirasi, terdiri dari 9 kecamatan se-dapil VI terutama pembangunan dibidang infrastruktur, salah satunya terutama bidang pemerintahan, kependudukan, Hukum dan HAM pendidikan dan olah raga raga.
“Masalah kekurangan air untuk pertanian sudah menjadi hal klasik. Dan masalah ini sudah kami catat dan akan kami sampaikan dalam rapat gabungan, termasuk kepada dinas terkait agar bisa segera ditangani,” ujarnya.
Infrastruktur juga menjadi perhatian. Menurutnya, sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, termasuk kesejahteraan sosial, pembangunan infrastruktur pendidikan dan olah raga di beberapa Kecamatan baik jalan kabupatennvmaupun jalan desa, saat ini memerlukan perbaikan. Erpa menyebut pemangkasan anggaran menjadi salah satu penyebab keterlambatan pembangunan.
“Mudah-mudahan masukan yang ditampung bisa kami bawa ke rapat gabungan bersama Bupati dan bisa menjadi prioritas,” katanya.
Dijelaskan Erpa, sejumlah usulan dari peserta rapat tentunya tidak semua mereka sampaikan. Namun demikian Erpa berkomitmen akan membawa aspirasi masyarakat yang bersifat urgen.
” Kita lihat saja nanti apa yang memang lebih prioritas dibutuhkan oleh masyarakat. Karena mungkin di reses ini tahun 2025 ini, masyarakat tidak mengeluarkan semua unek-unek atau aspirasinya. Nanti bisa disampaikan lewat tim saya yang ada di sini,” tambah Erpa.
Selain itu, beberapa aspirasi dari warga masyarakat sindanghayu desa wanasari memiliki harapan ingin memiliki gedung serbaguna yang sudah tersedia lahannya (tanah) dan hari ini sudah berjalan selama 3 bulan, ruang kelas baru pendidikan anak usia dini (PAUD) juga mengusulkan pembangunan sumur bor lingkungan dan viva nisasi pertanian, majelis taklim dan bedah rumah.
Baedin Warga sindanghayu menyampaikan usulan pertanian masayarakat kelompok tani sindang hayu satu, harapannya menginginkan ternak sejenis domba yang terdiri dari 4 keRTan, harapnya.
Demikian aspirasi yang ditampung, jelas Erfa, kita lihat saja nanti apa yang memang lebih prioritas dibutuhkan oleh masyarakat. Karena mungkin di reses ini tahun 2025 ini, masyarakat tidak mengeluarkan semua unek-unek atau aspirasinya. Nanti bisa disampaikan lewat tim saya yang ada di sini,” tambah Erpa.(MYK)









