Infokowasi.com– Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi dan menyebabkan kerusakan infrastruktur. Sebuah madrasah di Kampung Cipari Girang, RT 03 RW 03, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, dilaporkan ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (5/7/2025) malam sekitar pukul 22.00 WIB.
Menurut laporan dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, bagian atap dan dinding bangunan madrasah runtuh setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa jam. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Madrasah yang biasa digunakan sebagai tempat pengajian warga kini untuk sementara dialihkan ke rumah salah satu guru ngaji di kampung tersebut. Hingga saat ini, tidak ada laporan korban luka maupun warga yang mengungsi akibat kejadian ini.
Upaya Penanganan di Lokasi
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug bersama unsur terkait seperti perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, dan para relawan telah melakukan asesmen langsung ke lokasi kejadian.
Pihak BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat cuaca ekstrem diprediksi masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi Terkini dan Kebutuhan Mendesak
Hingga Minggu (6/7/2025) pagi, kondisi cuaca di wilayah terdampak masih mendung. Material bangunan yang ambruk belum sepenuhnya dievakuasi. Kebutuhan mendesak saat ini adalah material bangunan guna melakukan perbaikan darurat agar kegiatan keagamaan warga dapat kembali berjalan.
BPBD Kabupaten Sukabumi menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan siap melakukan langkah-langkah penanganan lanjutan apabila dibutuhkan.(Redaksi)
Sumber: P2BK Kecamatan Cicurug









