Bangkitnya Media Online yang Begitu Tumbuh Subur

Bangkitnya Media Online yang begitu Tumbuh Subur

Sukabumi, infokowasi.com – Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan besar dalam industri komunikasi yang memungkinkan perpindahan media konvergensi dengan media massa dengan teknologi komunikasi konvensional. Hal ini dapat dilihat di media cetak besar yang ada di Indonesia. Menggunakan teknologi komunikasi dengan membuat portal berita online. Konvergensi media ini menghasilkan jurnalisme baru yaitu jurnalisme online.

Jurnalisme online adalah proses penyampaian informasi atau pesan yang menggunakan internet untuk memudahkan jurnalis atau penggunanya dalam melakukan tugas. Dunia online mencakup banyak hal seperti web, email, sistem papan buletin (BBS), IRC.

Melalui media online, kita dapat bersentuhan dengan banyak orang, dari orang yang dikenal, hingga orang yang tidak dikenal. Media online yang menawarkan peluang yang menembus ruang dan waktu, meski jauh dengan orang yang dikenal, kita masih bisa dengan mudah mengakses kabar mereka.

Bagi jurnalis yang memiliki blog atau media online lainnya, hal ini menjadi senjata bagi mereka dalam kampanye beberapa informasi atau pemberitaan yang didapatnya. Mayoritas orang pada zaman sekarang ini menyukai hal-hal yang instan, mudah dan cepat. Hal ini dapat diperoleh di media online, setiap informasi yang mereka cari, mereka tinggal klik sesuka mereka di media ini.

Baca Juga :  Tim Kecamatan Surade, Bersama UPTD Puskeswan Peternakan Wil. VI Peternakan
Apapun dan kapanpun berita yang ingin mereka lihat disajikan di media online. Salah satu keuntungan jurnalisme online adalah cara mudah dan cepat. Disamping hemat biaya produksi, para jurnalis cukup bermodalkan prabayar internet. Dengan itu, maka jurnalis online dapat memberikan informasi dengan mudah tanpa kesulitan. Untuk itu para jurnalis yang berkecimpung dalam media online harus memperhatikan betul peristiwa yang benar-benar terjadi.

Jurnalisme online menjadi berbeda dengan jurnalisme tradisional yang sudah dikenal seperti media cetak, radio, TV. Tanggal 17 Januari 1998 disebut sebagai tonggak sejarah kelahiran jurnalisme online. Kemunculan dan perkembangan jurnalistik online di Indonesia juga dimulai dengan berita menggegerkan yaitu dimulai atau awal tahun 2000-an, muncullah situs-situs pribadi yang menampilkan laporan jurnalisme dengan situs web blog, weblog atau blog.

Berita pengunduran diri Soeharto tersebar luas melalui mailing list yang sudah dikenal luas dikalangan aktivis demokrasi dan mahasiswa. Media online yang ada di Indonesia pada awalnya tidak memiliki perbedaan dengan media cetak karena apa yang ada di media cetak hanya dipindahkan ke dalam media online. Terkait kontennya sama dengan pembatasan media online, munculah banyak jurnalis baru yang bebas menulis dan mengabarkan berita dimanapun mereka, berita dapat dengan cepat dipublikasikan selama mereka memiliki koneksi ke internet.

Baca Juga :  Info Terbaru (16/5) Data Covid-19 Kabupaten Sukabumi: PDP Bertambah 8

Bangkitnya Media Online yang begitu Tumbuh Subur - infokowasi

Oleh sebab itu, kita dapat melihat industri-industri media yang menggeluti media cetak, mulai merambah ke televisi dan sekarang ke media online.

Dalam perkembangannya jurnalisme online memang berbeda dengan jurnalisme cetak juga jurnalisme penyiaran. Pasalnya, dalam jurnalisme online, pembedaan antara berita dan opini masih sangat tumpang tindih. Portal penyedia informasi tidak hanya berasal dari berita yang dikumpulkan berdasarkan pengumpulan berita dan pelaporan berita, namun juga menyertakan blog-blog pribadi yang berisi opini publik tentang berbagai fenomena. Perbedaan ini juga berkenaan dengan perbedaan kepemilikan.

Ketika dalam media konvensioanal seperti cetak dan penyiaran, kita dihadapkan pada media yang dimiliki oleh perseorangan atau penguasa atau gabungan. Namun, sifat ini akan berbeda kompilasi ketika berhadapan dengan jurnalisme online, kepemilikan media tidak selalu dalam perusahaan sekelompok orang atau penguasa. Lebih individu yang berarti tunggal pun dapat memiliki dan mengakses jurnalisme online secara lebih terbuka.

Baca Juga :  Covid-19 Purwakarta: ODP dan PDP 8, Positif 6 Orang

Kemudahan mengakses internet telah memberikan banyak pengaruh positif bagi kita. Perkembangan teknologi membawa kita menuju perubahan yang membuat lebih cepat dan semakin praktis. Namun kita sebagai pengguna juga harus bisa memilih dalam menggunakan media online, agar media online dan juga jurnalisme online bisa menjadi media alternatif di era digital.

Pada dasarnya setiap karya jurnalisme harus memberikan jawaban atas apa yang diminta dan diinginkan masyarakat, ditambah dengan aktualitas yang terkait dengan nilai berita. Satu hal yang menjadi sorotan saat ini adalah fakta tentang para jurnalis dalam membuat laporan akan pemberitaan dan disebarkan melalui media cetak dan elektronik tidak hanya dilakukan oleh jurnalis saja, digunakan oleh semua orang, termasuk, ahli politik, blogger amatir, dan masyarakat biasa. Kenyataan ini mengantar kita pada penggunaan internet sebagai aplikasi teknologi baru pada dunia jurnalisme.

Laporan : Redaksi
Editor : Wandi Darmawan
Redaksi : redaksi@infokowasi.com
Marketing : marketing@infokowasi.com

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here