Infokowasi.com – Tim RCL menghadirkan diskusi penting terkait masa depan pendidikan di Sukabumi melalui podcast bersama Guru Besar Universitas Negeri Jakarta, Prof. Dede Rahmat Hidayat.M.Si,P.hd. Dalam perbincangan tersebut, dibahas secara komprehensif urgensi pendirian Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Sukabumi sebagai langkah strategis mendorong akses pendidikan, pemerataan pembangunan, dan kemajuan regional.
Kota besar seperti Bandung memiliki kampus negeri besar seperti Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Pendidikan Indonesia, serta Bogor dengan Institut Pertanian Bogor, Sukabumi masih menjadi daerah pengirim mahasiswa ke luar kota. Fenomena ini memicu migrasi pendidikan yang berdampak pada beban ekonomi keluarga serta potensi talenta daerah yang tidak kembali.
Meski telah hadir sejumlah perguruan tinggi swasta seperti Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Universitas Nusa Putra, STISIP Widyapuri, Prof. Dede menegaskan bahwa kehadiran PTN memiliki mandat berbeda. PTN berperan menyediakan pendidikan berkualitas dengan biaya terjangkau melalui sistem UKT berlapis dan jalur afirmasi seperti KIP Kuliah.
Menurut Prof. Dede, kehadiran PTN akan menciptakan multiplier effect yang signifikan:
- Tumbuhnya UMKM sekitar kampus
- Peningkatan sektor properti dan jasa
- Lapangan kerja baru bagi dosen dan tenaga kependidikan
- Riset berbasis potensi lokal (pertanian, perikanan, pariwisata, geothermal)
“PTN harus dirancang berbasis kebutuhan lokal. Misalnya agribisnis untuk sektor pertanian, teknik industri untuk manufaktur, atau pariwisata bahari untuk wilayah selatan,” tegasnya.
Di akhir perbincangan, Prof. Dede menegaskan bahwa pendirian PTN di Sukabumi bukan lagi sekadar wacana populis, melainkan kebutuhan berbasis data dan analisis komprehensif.
“Investasi pendidikan adalah investasi peradaban. Jika Sukabumi ingin keluar dari jebakan ketimpangan dan meningkatkan daya saing, maka PTN adalah salah satu jawaban strategisnya,” pungkasnya.
Podcast Tim RCL ini diharapkan menjadi ruang diskusi publik sekaligus pemantik kolaborasi antara pemerintah daerah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan universitas negeri kebanggaan masyarakat Sukabumi.









