Beranda Peristiwa BPS Kabupaten Sukabumi Gelar Podcast Spesial Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026: Menuju Data...

BPS Kabupaten Sukabumi Gelar Podcast Spesial Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026: Menuju Data Akurat untuk Ekonomi Sukabumi yang Mubarakah

Infokowasi.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sukabumi menghadirkan podcast spesial yang membahas Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), literasi statistik, serta berbagai indikator strategis pembangunan daerah melalui Radio Citra Lestari (RCL). Podcast ini menghadirkan empat narasumber utama, yaitu Muhammad Sholihin, S.E., M.M. (Kepala BPS Kabupaten Sukabumi), Anwar Hidayat, S.Si., M.Si. (Statistisi Ahli Muda), Agus Susilo, S.Si. (Statistisi Ahli Muda), serta Nuryanto, S.ST., M.T. (Pranata Komputer Ahli Muda).

Mengusung tema lokal “Mencatat Aktivitas Ekonomi, Mewujudkan Sukabumi yang MUBARAKAH – Data Akurat, Ekonomi Kuat”, podcast ini menjadi upaya BPS untuk meningkatkan literasi statistik masyarakat sekaligus menyebarluaskan informasi mengenai pelaksanaan SE2026.

Dalam sesi pembuka, Kepala BPS Kabupaten Sukabumi, Muhammad Sholihin, memaparkan profil dan program kerja BPS Kabupaten Sukabumi. Ia menekankan bahwa BPS saat ini tengah berada pada fase penting transformasi digital.

Menurutnya, digitalisasi merupakan kunci untuk meningkatkan efisiensi, kualitas data, serta aksesibilitas informasi statistik bagi publik. “Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tetapi juga perubahan budaya kerja agar layanan statistik semakin cepat, tepat, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.

Nuryanto memberi paparan mendalam mengenai Sensus Ekonomi 2026. Ia menjelaskan bahwa SE2026 memiliki sejumlah sasaran utama, termasuk pemetaan lengkap kegiatan ekonomi seluruh pelaku usaha di Indonesia, baik formal maupun informal.

Dalam penjelasannya, ia memaparkan tentang tinjauan satu dekade sensus ekonomi, yang memperlihatkan bagaimana perubahan struktur ekonomi terjadi dari waktu ke waktu. Urgensi pelaksanaan SE2026, terutama dalam merespons dinamika ekonomi digital dan perubahan pola usaha pascapandemi. Isu-isu strategis yang akan dijawab SE2026, seperti perkembangan UMKM, ekonomi kreatif, sektor digital, hingga tantangan produktivitas kawasan. Cakupan data SE2026, yang merambah seluruh sektor ekonomi. Manfaat SE2026, mulai dari penyusunan kebijakan, penentuan arah pembangunan daerah, hingga perencanaan investasi.

Nuryanto juga menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat. “Sensus Ekonomi membutuhkan keterlibatan seluruh pelaku usaha. Data yang diberikan bukan untuk pajak, tetapi untuk pembangunan daerah,” jelasnya.

Pembahasan berikutnya dipandu oleh Anwar Hidayat, yang mengupas berbagai indikator Sensus Ekonomi dan perannya bagi pembangunan. Ia menjelaskan berbagai indikator pertumbuhan ekonomi yang umum digunakan, antara lain: Nilai tambah bruto, struktur ekonomi per sector, produktivitas tenaga kerja dan distribusi usaha menurut skala dan lokasi.

Menurutnya, indikator-indikator tersebut sangat penting untuk melihat kekuatan ekonomi lokal, memahami potensi unggulan daerah, serta merumuskan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan. “Indikator ekonomi bukan sekadar angka. Ia adalah cermin yang menggambarkan bagaimana kondisi ekonomi masyarakat kita sebenarnya,” tegasnya.

Di bagian akhir podcast, Agus Susilo membahas indikator kemiskinan dan pengangguran, termasuk perkembangan kemiskinan Kabupaten Sukabumi pada tahun 2025.

Ia menjelaskan definisi operasional kemiskinan, bagaimana garis kemiskinan dihitung, serta faktor-faktor yang memengaruhi perubahan angka kemiskinan. Agus juga menguraikan indikator pengangguran dan cara pengukurannya, mulai dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) hingga Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).

Melalui podcast ini, BPS Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya dalam menyediakan data akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan publik. Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat pondasi ekonomi daerah menuju Sukabumi yang lebih maju dan “MUBARAKAH”.

BPS mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Sukabumi untuk berpartisipasi aktif dalam SE2026 demi mewujudkan data yang berkualitas, ekonomi yang kuat, dan pembangunan yang tepat sasaran.

Sumber : RCL

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakWakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Usep, Hadiri Seremonial Penyerahan Bantuan Alkes serta Ambulans dari Baznas Republik Indonesia dan PT. AXA Insurance untuk Baznas Kabupaten Sukabumi
Artikulli tjetërPersiapan NATARU 2025, Pemkab Sukabumi Siapkan Pariwisata yang Aman Nyaman dan Berkesan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini