Infokowasi.com – Perkembangan komputasi kuantum diproyeksikan akan mengubah lanskap keamanan siber global, termasuk berpotensi melemahkan algoritma kriptografi klasik yang saat ini menjadi fondasi perlindungan data dan sistem elektronik nasional. Menyadari urgensi tersebut, Indonesia perlu mengambil langkah antisipatif secara terstruktur dan terukur.
Sebagai respons strategis, BSSN menyelenggarakan Rapat Kickoff Komite Algoritma Kriptografi Indonesia Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Diskusi Inisiasi Penyusunan Peta Jalan Migrasi Post-Quantum Cryptography (PQC) Nasional. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Kebijakan Teknologi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Soetedjo Joewono, di Aula Kantor BSSN Sentul, Kabupaten Bogor, pada 12–13 Februari 2026.
Rapat Kickoff tersebut menjadi tonggak awal konsolidasi kebijakan nasional untuk memastikan keamanan data jangka panjang serta memperkuat ketahanan sistem elektronik Indonesia dalam menghadapi era pascakuantum. Diskusi inisiasi penyusunan peta jalan migrasi PQC merupakan implementasi dari Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2023 dan selaras dengan Peraturan BSSN Nomor 11 Tahun 2024 sebagai dasar penguatan tata kelola keamanan siber dan sandi nasional.
Sebagai garda terdepan pengamanan kriptografi nasional, BSSN terus memimpin koordinasi perumusan kebijakan dan standardisasi kriptografi nasional guna memastikan transformasi digital Indonesia berlangsung secara aman, adaptif, dan berkelanjutan.
Sumber : BSSN









