Beranda Peristiwa Pemcam Surade Kunjungi Pantai Selatan Minajaya Giat Monitoring Bencana Dampak Banjir Rob

Pemcam Surade Kunjungi Pantai Selatan Minajaya Giat Monitoring Bencana Dampak Banjir Rob

Infokowasi.com- Pada hari ini kamis 14 Maret 2024 unsur Pemerintahan kecamatan Surade, Sat Pol PP Tagana, para Kasi, mengunjungi pantai Minajaya, guna memastikan adanya informasi bencana yang terdampak banjir rob, dua hari yang lalu sampai saat ini ternyata gelombang air laut kondisinya masih tinggi. 14 Maret 2024

Camat Surade Unang Suryana kepada wartawan membenarkan, ada dampak banjir rob tersebut yang mengakibatkan puluhan perahu nelayan saat ini alami kerusakan akibat terkena hantaman ombak di pesisir pantai selatan Minajaya, Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat

Hal tersebut terjadi pada hari pertama Ramadhan tahun 1445 H. atau di bulan Masehi 13 Maret 2024 terjadi dua hari yang lalu. Adapun korban perahu yang rusak ada 52 unit 32 rusak ringan dan rusak berat 20 unit.Sama halnya seperti diberitakan infokowasi.com sebelumnya.Imbuh Camat Surade

Rencana berikutnya, sesuai apa yang menjadi kehawatiran itu kepada para nelayan itu, untuk menyambung hidupnya karena mereka sangat dituntut resiko keluarga dan kami akan berupaya membantu meringankan pihak yang terkena dampak jika untuk mengusulkan kepada pihak pemerintah pusat, maupun donatur.m, timpalnya

Kepada infokowasi.com Hambari sebagai Rukun Nelayan pantai Minajaya, saat ikut mendampingi Camat Surade, mengucapkan terimakasih kepada unsur pemerintahan, PolAirud, dinas Kelautan, Camat Surade beserta unsur pemerintahan, tim Tagana, Sat Pol-PP dan unsur. Pemerintah desa juga kepala desa yang telah mengunjungi kami, ucapnya

Dan kami merasa diperhatikan dan masih diakui sebagai warga wilayah Surade, Kabupaten Sukabumi Jawa Barat yang mana sebelumnya kami merasa tidak diperhatikan oleh unsur pemerintah.tambahnya.

Seperti kita ketahui, Kronologi kejadian ini hampir merata di sepanjang pantai Selatan khsususnya pantai Minajaya gelombang ombak setinggi 4 sampai 5 meter yang terjadi di sekitar Pesisir Pantai Selatan Minajaya itu, bukan hanya merusak belasan puluhan perahu. Sehingga berdampak tehadap mata pencaharian para nelayan karena tidak bisa pergi melaut dalam kesehariannya untuk hajat hidupnya.

Kejadian seperti ini pernah terjadi pada saat gelombang tinggi juga membuat air pasang menyentuh daratan. Luapan gelombang ombak sampai masuk ke warung-warung di pinggir pantai, hingga pesisir pantai tersebut dipenuhi sampah dari laut.

Berdasarkan data dari rukun para nelayan tambahan, tercatat telah menyebabkan kerusakan sebanyak 20 unit hancur dan 32 unit perahu rusak ringan, pungkas Hambari

Laporan :My.Kuncir

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakMarwan Hamami Terus Di Dorong Maju Ke Pilgub Jabar
Artikulli tjetërWabup Iyos Hadiri Rakor Persiapan Pengadaan ASN tahun 2024

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini