Beranda Peristiwa Camat Parungkuda Dorong Pelayanan PRIMA dan Penguatan Potensi Daerah Lewat Podcast RCL

Camat Parungkuda Dorong Pelayanan PRIMA dan Penguatan Potensi Daerah Lewat Podcast RCL

Infokowasi.com – Komitmen Kecamatan Parungkuda dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengoptimalkan potensi ekonomi daerah menjadi topik utama dalam Podcast Radio Citra Lestari (RCL) 95,7 FM Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi. Hadir sebagai narasumber, Camat Parungkuda Asep Sumantri, S.IP., M.Si., memaparkan berbagai program pelayanan, potensi wilayah, hingga harapan untuk kemajuan Kecamatan Parungkuda.

Mengawali perbincangan, Asep Sumantri menjelaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah kecamatan. Berbagai layanan administrasi kependudukan terus dioptimalkan, mulai dari pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), perekaman KTP elektronik, hingga penerbitan berbagai surat keterangan yang dibutuhkan masyarakat.

“Pelayanan publik adalah wajah pemerintah di tengah masyarakat. Karena itu kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, ramah, dan memberikan kepastian kepada masyarakat,” ujarnya.

Kecamatan Parungkuda sendiri membawahi (8) delapan Desa dengan karakteristik wilayah yang beragam. Letaknya yang strategis menjadikan Parungkuda sebagai salah satu kawasan yang berkembang pesat di Kabupaten Sukabumi, baik dari sektor perdagangan, jasa, industri, maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Menurut Asep, keberadaan 24 perusahaan di wilayah Kecamatan Parungkuda menjadi salah satu penggerak roda perekonomian masyarakat. Sektor industri tersebut tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain sektor industri, geliat UMKM juga menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Salah satunya melalui Paguyuban UMKM KOIN Mentari yang menjadi wadah bagi para pelaku usaha untuk saling berkolaborasi, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas akses pemasaran.

“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat. Kehadiran Paguyuban UMKM KOIN Mentari menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong mampu melahirkan pelaku usaha yang semakin mandiri dan berdaya saing,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebagian besar masyarakat Parungkuda bekerja di sektor industri, perdagangan, jasa, dan wirausaha. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan apabila didukung dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam podcast tersebut, Asep juga berbagi pengalaman selama mengemban amanah sebagai Camat Parungkuda. Menurutnya, dinamika persoalan masyarakat menjadi tantangan yang harus dihadapi dengan kesabaran, komunikasi, dan kolaborasi bersama seluruh unsur pemerintahan maupun masyarakat.

“Setiap persoalan tentu memiliki tantangan tersendiri. Namun ketika pemerintah, desa, dunia usaha, dan masyarakat mampu bersinergi, berbagai permasalahan akan lebih mudah diselesaikan. Itulah yang selalu kami bangun di Kecamatan Parungkuda,” tuturnya.

Di akhir perbincangan, Asep mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kami berharap Kecamatan Parungkuda terus tumbuh menjadi wilayah yang maju, pelayanan publiknya semakin berkualitas, perekonomiannya berkembang, UMKM semakin naik kelas, dan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata. Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” pungkasnya.

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

Artikulli paraprakPetugas KAI di Stasiun Cicurug Sigap Evakuasi Penumpang Sakit Mendadak 
Artikulli tjetërPodcast RCL Soroti Pelayanan Humanis Sentra Phalamartha Sukabumi dalam Mendampingi Penyandang Disabilitas Mental