Cegah COVID-19 Meluas, Pemkot Bogor Hentikan Sementara Kegiatan Perkantoran

Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim

 

Bogor, infokowasi.com – Dalam upaya kewaspadaan pencegahan penyebaran infeksi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di kota Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) mengeluarkan intruksi pembatasan jam operasional pertokoan, pusat perbejanjaan, dan swalayan di Kota Bogor melalui surat Nomor: 500/74-Hukham.

Dalam surat yang ditandatanganinya, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim menegaskan bahwa Pemkot Bogor akan melakukan beberapa langkah agar virus Corona tidak semakin menyebar. Langkah itu diantaranya dengan membatasi jam operasional pusat perbelanjaan di Kota Bogor.

instruksi walikota bogor

“Membatasi jam operasional pusat pembelanjaan dan toko swalayan, setiap hari mulai pukul 11.00 WIB sampai dengan 20.00 WIB,” begitu bunyi Instruksi Walikota Bogor yang ditandatangani Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim, Senin (23/3/2020).

Baca Juga :  UPTD Capil Palabuhanratu Lakukan Percepatan Percetakan KTP- El Mencapai 4.331 Keping

Dedie menambahkan, Pemkot Bogor menginstruksikan agar pusat pertokoan di luar pusat perbelanjaan dan toko swalayan, beroperasi dari pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB. Dia mengungkapkan, pembatasan jam operasional ini tidak berlaku untuk apotek dan toko-toko yang menjual obat dan alat kesehatan.

himbauan Walikota bogor

Selain membuat instruksi pembatasan waktu operasional pusat perbelanjaan, Pemkot Bogor juga menghimbau agar kegiatan perkantoran dihentikan sementara waktu. Hal ini tertuang dalam Surat Imbauan Wali Kota Bogor Nomor: 500/75-Hukham Tahun 2020 tentang penghentian sementara kegiatan perkantoran dalam rangka mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Baca Juga :  Kasubag Komunikasi Benarkan Wartawan Kota Bogor Berstatus ODP COVID-19

Dedie menghimbau agar kegiatan perkantoran dilakukan dari rumah. Ia juga menjelaskan bahwa himbauan ini terhitung selama 11 hari, yang diberlakukan mulai dari Senin (23/3/2020) sampai Kamis (2/4/2020).

“Bagi perusahaan yang tidak dapat menghentikan total kegiatan perkantorannya diminta untuk mengurangi kegiatan tersebut sampai batas minimal (jumlah karyawan, waktu kegiatan, dan fasilitas operasional) mendorong sebanyak mungkin karyawan untuk bekerja di rumah. Imbauan ini berlaku 11 hari terhitung mulai tanggal 23 Maret 2020 sampai dengan tanggal 2 April 2020,” ujar Dedie.

Baca Juga :  PEMDES Batu Nunggal Gelar Antisipasi COVID-19 Di Berbagai Pasum

Laporan : Iwa Kuswara (Bogor) KOWASI
Editor : Yossy

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here