Dalam Masa Darurat COVID-19, Pembacaan Meter KWH PLN ‘Pasca Bayar’ Cukup Dikirim Melalui Online

ilustrasi
Jakarta, infokowasi.com – Dalam upaya pencegahan penyebaran wabah Virus Corona baru atau Covid-19, Perusahaan Listrik Negara (PLN) menghimbau masyarakat untuk melakukan pembayaran listrik secara daring (online) guna meminimalisir kontak fisik antara pelanggan dengan petugas.

Pembayaran listrik dapat dilakukan di mana saja tanpa harus mendatangi kantor PLN, di antaranya melalui ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya ataupun melalui aplikasi E-Commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan sebagainya.

Tidak hanya pembayaran, pelanggan PLN juga dapat memaksimalkan pelayanan PLN secara online melalui Contact Center PLN 123 ataupun Aplikasi PLN Mobile, baik untuk layanan sambung baru, perubahan daya, penyambungan sementara, maupun pengaduan pelanggan.

Baca Juga :  Polres Ciamis Gelar Operasi Daging Sapi Menjelang Lebaran

PLN memastikan bahwa di tengah mewabahnya Virus Corona, pelayanan kepada pelanggan tidak akan berkurang karena ketersediaan listrik merupakan kebutuhan yang vital.

Baru-baru ini pelanggan pascabayar PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya diminta untuk mengirimkan Identitas (Id) Pelanggan dan foto angka yang terdapat pada kWh meter melalui email maupun aplikasi WhatsApp. Pelanggan cukup mengirimkan 1 kali saja selama Periode tanggal 23-29 Maret 2020.

“Supaya aman dan nyaman dalam masa darurat bencana wabah Covid-19 khususnya di Jakarta, kita ikuti anjuran pemerintah untuk mengurangi pertemuan antarorang sementara waktu. Karenanya dimohon warga Jakarta dan sekitarnya berpartisipasi aktif dalam pembacaan meter PLN,” ujar Ikhsan Asaad, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Baca Juga :  Jelang Hari Raya Paguyuban Hasgoro Berbagi Kepada 400 KK

Perubahan dalam pembacaan meter untuk tagihan rekening listrik bulan April 2020 itu dilakukan dalam rangka social distancing menghadapi wabah Covid-19.

Pelanggan PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya dapat mengirimkan ID Pelanggan dan foto angka kWh meter sesuai dengan wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) yang melayani.

“Pelanggan PLN cukup di rumah saja dan mengirimkan via online angka kWh meternya. Setelah itu pembayaran juga bisa dilakukan melalui online, tidak perlu banyak tatap muka,” kata Ikhsan.

Baca Juga :  Mewujudkan Ekonomi Rakyat yang Berdaulat Bersama Anggota yang Sehat dan Koperasi yang Kuat

Adapun cara pembayarannya menurut Ikhsan bisa dilakukan pula secara online. Baik melalui internet banking, mobile banking, situs belanja online seperti tokopedia, bukalapak, Lazada dan Shopee maupun dompet digital seperti Gopay, OVO, dan Dana.

Sedangkan bagi pelanggan Pascabayar yang tidak dapat mengirimkan ID Pelanggan dan Foto angka kWh Meter selama periode tersebut, maka tagihan listrik Bulan April 2020 akan dilakukan dengan perhitungan rata-rata pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir, hal itu menurutnya sesuai dengan peraturan PLN dalam masa darurat Covid-19.

Laporan : Iwan Kuswara KOWASI
Editor : Yossy

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here