Dengan Ciuman, “Orang Suci” asal India Klaim Bisa Usir Virus Corona

Ilustrasi

Infokowasi.com –  Seorang pria asal Ratlam, Negara Bagian Madya Pradesh, India mengklaim dirinya bisa mengusir virus corona dengan ‘ciuman penyembuhan’.

“Orang suci” ini meyakinkan pengikutnya dengan perbuatan tadi akan dapat menghilangkan masalah dari kehidupan mereka. Dia juga mengklaim ‘ciuman penyembuhan ‘-nya bekerja pada pasien virus corona, meskipun virus itu menyebar melalui tetesan yang keluar dari mulut atau hidung.

Namun, setelah mencium tangan orang-orang yang meninggal akibat Covid-19, pria ini tewas dan menginfeksi 20 pengikutnya.

Para pejabat Departemen Kesehatan mengatakan, pria itu sendiri terinfeksi virus corona dan setelah dilakukan tes positif pada 3 Juni 2020, selanjutnya sehari kemudian mengalami sekarat. Demikian diwartakan Daily Mail seperti mengutip dari news.okezone.com.

Baca Juga :  RS Bunut Tutup Sementara Pelayanan

Lebih lanjut, orang-orang yang telah melakukan kontak dengan pria suci mulai dilakukan tracing dan mengambil 40 sampel swab untuk mengidentifikasi kasus lebih lanjut. Sebanyak 20 swab memberikan hasil positif, termasuk dari tujuh anggota keluarga pria itu.

Pejabat kesehatan mengidentifikasi 29 orang lain yang terlibat dalam ‘pengusiran virus’ corona yang sama dan sejak itu memasukkan mereka ke dalam karantina.

Berdasarkan penghitungan Worldometers, India sejauh ini telah mencatat 333.000 kasus Covid-19 dan 9.520 kematian. Infeksi di negara itu kembali melonjak sejak tindakan penguncian dilonggarkan.

Baca Juga :  (31 Maret 2020) Update Data COVID-19 KAB. SUKABUMI, "Gugus Tugas Sampai Ke Tingkat RW Segera Dibentuk"

Rumah sakit tetap dibanjiri pasien Covid-19. Kota-kota yang paling parah dilanda antara lain Mumbai, New Delhi dan Chennai, dan prediksi bahwa tingkat infeksi tidak akan memuncak sebelum akhir bulan depan.

 

Laporan : Martin

Editor : Martin

Print Friendly, PDF & Email

Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here