Di Masa Pandemi Covid-19, Waspada Angka Kematian Akibat Demam Berdarah Tinggi

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid

Jakarta, infokowasi.com – Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap ancaman berbagai penyakit di tengah pandemi Covid-19 diantaranya demam berdarah. Karena berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, lebih dari 65 ribu kasus demam berdarah terjadi di seluruh Indonesia.

Angka kematian penyakit demam berdarah termasuk tinggi yakni hampir 400 jiwa. Ini menjadi tantangan di tengah pandemi Covid-19, khususnya terhadap masyarakat di wilayah-wilayah endemis malaria. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat pada tahun ini kasus demam berdarah antara 100 sampai dengan 500 kasus per hari.

Baca Juga :  Petugas Kepolisian Lakukan Operasi Bina Kusuma Lodaya di Wilayah Hukum Polsek Jampangtengah

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid menyampaikan masyarakat perlu waspada dengan ancaman penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini, terutama di daerah dengan angka kasus Covid-19 yang tinggi, seperti di Provinsi Jawa Barat, Lampung, NTT, Jawa Timur, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta dan Sulawesi Selatan.

Dokter Siti menekankan keluarga untuk berinisiatif dalam pemberantasan nyamuk sehingga demam berdarah dapat dicegah. Masyarakat dapat melakukan pencegahan utama melalui 3 M yakni menguras, menutup dan mendaur ulang.

Baca Juga :  Patroli Nong Jawara Polwan Ditsamapta Polda Banten Datangi Pasar Ciruas dan Fasilitas Publik Lainnya

Sumber: https://bnpb.go.id

Laporan: Dadan Haekal

Editor : Martin

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here