Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi dan Universitas Nusa Putra Sukabumi melakukan penjajakan kerjasama dalam rangka upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di bidang ketahanan pangan. Pertemuan ini berlangsung di Meeting Room Universitas Nusa Putra Sukabumi, 05 Nopember 2025.
Pertemuan ini bertujuan untuk membahas potensi kerjasama antara kedua belah pihak dalam meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi. SDGs merupakan agenda pembangunan global yang bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., M.Kom., didampingi Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang mengatakan, Ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis pembangunan daerah yang memiliki implikasi langsung terhadap kualitas hidup masyarakat, stabilitas ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan. Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi berperan sentral dalam agenda tersebut, dengan mandat utama memastikan ketersediaan, akses, konsumsi, dan keamanan pangan bagi seluruh masyarakat.
Lebih lanjut Gatot menambahkan, kerjasama antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi dan Universitas Nusa Putra dimaksudkan untuk memperkuat kapasitas daerah dalam pengelolaan pangan yang adaptif terhadap perubahan iklim, transformasi digital, dan tuntutan keberlanjutan, sekaligus menciptakan model kerja sama berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan lokal.
Sekretaris Universitas Nusa Putra Sukabumi, CSA Teddy Lesmana, S.H., M.H. mengatakan, Universitas Nusa Putra (NPU) sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis riset dan inovasi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan daerah melalui tri dharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Rektor I, Bidang Akademik, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, DR. Samsul Pahmi menjelaskan, Upaya ini juga merupakan bagian dari kontribusi nyata Universitas Nusa Putra terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-2 (Zero Hunger), tujuan ke-9 (Industry, Innovation and Infrastructure), dan tujuan ke-12 (Responsible Consumption and Production). Pendekatan kerjasama ini dirancang tidak sekadar berorientasi pada produktivitas pangan, melainkan juga pada transformasi sosial-ekonomi masyarakat melalui inovasi teknologi, peningkatan literasi pangan, dan pembangunan ekosistem pangan berkeadilan.
Kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kedua belah pihak dalam mengembangkan program-program ketahanan pangan yang berkelanjutan dan berbasis pada kebutuhan masyarakat.









