Infokowasi.com- Kegiatan *Touring Ngabumi* dijadwalkan akan berlangsung pada 25-26 Oktober 2025 dengan mengangkat tema “Sukabumi Ngabumi 2025”. Acara ini dirancang sebagai wisata roda dua yang tidak hanya menawarkan pengalaman perjalanan yang berkesan, tetapi juga memiliki dampak sosial positif. Dampak tersebut meliputi peningkatan akses air bersih melalui program SPAM Rutilahu dan pengembangan ekonomi desa melalui peran BUMDes. Pemilihan Desa Ciparay sebagai lokasi didasarkan pada potensi alamnya yang mendukung program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) serentak se-Kabupaten Sukabumi, yang baru saja diluncurkan pada 26 September 2025 oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar Andreas.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukbaumi melakukan kunjungan ke Lokasi yang akan dilalui salah satunya je Wilayah Kecamatan Jampang Kulon. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rapat persiapan pada 17 Oktober 2025 yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman. Rapat tersebut menekankan pentingnya integrasi kegiatan pariwisata dengan pembangunan infrastruktur desa.
Selama peninjauan, tim Dinas Pariwisata mengeksplorasi rute touring yang akan melintasi area SPAM Rutilahu di Desa Ciparay. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan akses air bersih bagi warga di wilayah yang tertinggal dan terisolir. Camat Jampangkulon, Dading, yang mendampingi kunjungan tersebut, menyoroti 17 unit Rutilahu prioritas di kecamatannya dan memantau proyek pendukung, termasuk pembangunan jalan lingkungan yang telah ditinjau pada 28 September 2025.
Ali Iskandar, Kepala Dinas Pariwisata, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari strategi holistik untuk memastikan HJKS ke-155 memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Kami tidak hanya mempersiapkan rute touring yang menarik, tapi juga mengintegrasikannya dengan program Rutilahu dan BUMDes agar Sukabumi semakin mubarokah. Desa Ciparay dengan SPAM-nya menjadi contoh nyata bagaimana pariwisata bisa mendukung kesejahteraan,” ujarnya.
Sumber : Dispar Kabsi









