Kabid SD Disdik Kabupaten Sukabumi, Agus Spd, MM mengatakan sosialisasi ini dalam rangka persiapan penandatangan e-Ijazah yang rencananya mulai diberlakukan tahun ajaran tahun ini (2025).
“jadi mulai tahun ini, ijazah itu tidak dicetak pemerintah pusat tapi dikeluarkan oleh satuan pendidikan di masing-masing daerah,” ungkapnya.
Penandatanganan ijazah, tambah Agus berupa tandatangan elektronik. Kesimpulannya mulai tahun ini ijazah itu tak hanya berbentuk fisik (kertas) tapi juga berupa fail.
“Fail itu juga diberikan kepada orangtua siswa dengan tujuan untuk memudahkan jika dikemudian hari ijazah hilang atau rusak, tidak perlu datang kesekolah, cukup dengan membuka fail tersebut dan langsung bisa ngeprin sendiri,” timpal Agus
Informasi ini disampaikan Dinas Pendididkan Kabupaten Sukabumi dengan menggelar sosialiasi: Tanda Tangan Elektronik (TTE), salah satunya berlangsung di SDN 2 Kalapanunggal pekan lalu. (Robi)









