Infokowasi.com- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi melalui Bidang Pengendalian Penduduk, Data dan Informasi menyelenggarakan Pertemuan Wilayah Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) bertempat di SMPN 1 Cikembar, Selasa 08 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 70 peserta, terdiri dari perwakilan jenjang SD, SMP, SMA/SMK, Madrasah, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi.
Pertemuan ini bertujuan memperkuat implementasi Program SSK sebagai langkah meningkatkan literasi kependudukan bagi generasi muda, terutama terkait perubahan dinamika sosial, kesehatan reproduksi remaja, bonus demografi, dan pentingnya perencanaan masa depan secara lebih matang.

Penguatan Komitmen SSK Menuju Indonesia Emas 2045
Dalam sambutannya, Kepala Dinas DPPKB Kabupaten Sukabumi, Eka Nandang Nugraha, SIP., MM, menyampaikan bahwa Program SSK menjadi strategi penting dalam menyiapkan generasi yang berkarakter, sehat, serta memahami isu-isu kependudukan secara komprehensif.
“Melalui Sekolah Siaga Kependudukan, kita menanamkan pemahaman sedini mungkin mengenai pertumbuhan penduduk, kesehatan reproduksi remaja, pembangunan keluarga, hingga tantangan sosial dan lingkungan. Guru memiliki peran besar sebagai teladan dalam membentuk karakter generasi penerus,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa sinergi antar-sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan kunci terbentuknya kurikulum integratif yang memasukkan isu kependudukan serta penguatan Pojok Kependudukan di sekolah.
“Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kita mampu mencetak generasi siap menyongsong Indonesia Emas 2045 dan mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” tambahnya.

Kegiatan kemudian resmi dibuka secara simbolis oleh Kepala Dinas.
Pemaparan Materi dan Diskusi Interaktif
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan registrasi, pembukaan, menyanyikan lagu wajib, pembacaan doa, laporan panitia, dan pemutaran Mars SSK. Selanjutnya para peserta mengikuti penyampaian sejumlah materi, di antaranya:
• Kebijakan dan Konsep Dasar Sekolah Siaga Kependudukan oleh narasumber Kemendukbangga.
• Kebijakan Kementerian Agama dalam Pelaksanaan SSK oleh narasumber Kemenag.
• Integrasi Materi Kependudukan dalam Kurikulum serta Penguatan Pojok Kependudukan oleh Fasilitator SSK.
• Testimoni Implementasi SSK oleh Kepala SMP Negeri 1 Surade.
Selain pemaparan materi, peserta aktif berdiskusi dan menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) per jenjang pendidikan untuk memastikan SSK dapat diterapkan secara lebih relevan dan berkelanjutan.

Hasil dan Harapan Pelaksanaan
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan beberapa capaian penting, antara lain:
1. Terbangunnya komitmen kuat dari kepala sekolah dalam mendukung program SSK.
2. Meningkatnya kompetensi guru pembina dalam menyampaikan materi kependudukan sesuai perkembangan peserta didik.
3. Tersusunnya dokumen RTL sebagai dasar pelaksanaan program SSK pada tahun 2025.
4. Terbentuknya jejaring kolaborasi antara DPPKB, Dinas Pendidikan, Kemenag, dan sekolah untuk monitoring dan evaluasi SSK secara berjenjang.
Penutup
Kegiatan ditutup pada sore hari dengan menyanyikan Hymne Sukabumi dan pesan penguatan komitmen terhadap pendidikan kependudukan. Pertemuan Wilayah SSK ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi Kabupaten Sukabumi yang lebih sadar, peduli, dan siap menghadapi tantangan kependudukan menuju Indonesia Emas 2045.(ADV)










