DPU Bidang Pengairan Kab. Sukabumi Perketat Pintu Masuk Kantor

TPT Luluh Lantak Diterjang Longsor di Wilayah Desa Cicantayan

Sukabumi, infokowasi.com – Dalam rangka pencegahan mengantisipasi penyebaran  Covid-19 yang kian membahayakan, di samping dilakukan penyemprotan secara langsung ke semua sudut ruangan/kantor, DPU Bidang Pengairan kali ini sudah mulai menyiapkan bilik disinfektan, itu dilakukan agar semua pegawai ataupun tamu yang datang harus masuk terlebih dahulu ke ruangan tersebut, untuk menghindari dan mensterilkan diri dari  Covid-19.

Pembuatan bilik tersebut berukuran kurang lebih 1X1 meter yang sudah disiapkan cairan disinfektan berikut peralatan yang sudah siap pakai, itu tentunya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. dengan adanya kamar khusus disinfektan ini sangat diminati para tamu yang datang, dan juga termasuk jajaran semua staf DPU di bidang pengairan Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga :  Si Jago Merah Lalap Rumah Milik Warga Gunungsungging

TPT Luluh Lantak Diterjang Longsor di Wilayah Desa Cicantayan

Abah Deden Salah satu tamu pengunjung dari wilayah Cibadak mengatakan, “dengan adanya bilik disinfektan, ini salah satu antisipasi untuk penanggulangan penyebaran penyakit, menurut nya kami sangat setuju,” ungkap Deden kepada infokowasi.com pada Jumat, 03 April 2020 di area kantor DPU Bidang Pengairan Kabupaten Sukabumi.

Saat ditemui Kabid PU Bidang Pengairan Shyahril Hidayat menyampaikan, pada infokowasi.com, “menurut nya dengan disediakan bilik disinfektan ini salah satu upaya pencegahan dari penyebaran wabah virus, dan ini harus di lakukan demi mengantisipasi penyebaran Covid-19, Alhamdulilah dari mulai tamu yang datang dan para staf jajaran dianjurkan harus masuk dulu bilik tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pangdivif 2 Kostrad Pimpin Sertijab 3 Komandan Brigade Infantri dan Komandan Resimen Armed

Laporan : Wahyu Humaedi
Editor : Yossy Suryadi

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here