Infokowasi.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman mengkonotasikan panahan berkuda sebagai olahraga yang memiliki makna luar biasa. Pasalnya di dalam olahraga panahan berkuda ini, mengedepankan kecepatan, ketepatan, dan keseimbangan.
“Ini sangat bagus untuk dijadikan makna hidup,” ujarnya saat menutup Fina Farm Ground & Horseback Archery Challenge 2026 di Kecamatan Nyalindung, Minggu, 27 September 2026.
Oleh karena itu, event yang merupakan rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ini dapat terus dilaksanakan. Mengingat, olahraga ini sangat istimewa.
“Event ini harus bisa dilaksanakan secara berkala. Tidak hanya di momen HJKS saja, undang para atlet untuk hadir ke sini,” ucapnya.
Hal tersebut diamini owner Fina Farm breeding & rearing, Priatmana Muhendi. Menurutnya, tempatnya terbuka untuk kegiatan panahan berkuda. 
“Ketika ada yang akan melaksanakan event panahan berkuda, kami terbuka. Namun yang pasti setiap tahun kami usahakan panahan berkuda selalu terselenggara, terkhusus setiap September di momen HJKS,” ungkapnya.
Apalagi jika melihat antusiasme atlet yang mengikuti lomba tersebut. Bahkan untuk event perdana ini, dihadiri atlet dari berbagai daerah di Indonesia, hingga Malaysia dan Australia.
“Event panahan berkuda ini luar biasa. Kami pun kaget melihat antusias para atlet,” bebernya.
Menurutnya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar tidak salah memasukan event ini ke dalam rangkaian HJKS.
“Dari lima event yang kami tawarkan, pak bupati memilih panahan berkuda. Dan terbukti kegiatan ini Pertama kali dilaksanakan, tapi pesertanya luar biasa,” pungkasnya.









