Infokowasi.com – Tahun 2024 menjadi sebuah sejarah penting dalam perjalanan kami mengembangkan hanjeli. 3 penghargaan sekaligus dari daerah, nasional dan internasional.
Dari daerah mendapatkan penghargaan Sukabumi Award, tingkat nasional dari Kemenparekraf sebagai pemenang Wonderful Indonesia Impact serta Internasional Responsible Tourism Award pemenang Gold Award Upskling Local Community di Sarawak Malaysia.
Kami lahir bukan dengan secara instan tapi lahir dari sebuah proses perjalanan panjang lebih dari 10 tahun melibatkan sebuah ikatan emosional, tenaga, pikiran, Pendanaan, dan pendewasaan serta perjalanan yang konsisten.
Saya masih teringat kepada orang-orang yang meremehkan, menyepelekan, menghina bahkan memfithan apa yang sedang kita perjuangkan, Qodarullah Allah beri kita kekuatan agar terus konsisten dan benar-benar bisa mewujudkannya dengan baik sehingga perjuangan tetap berjalan hingga saat ini.
Tujuan pengembangan hanjeli kita fokuskan kepada ranah Konservasi karena hanjeli sejatinya pangan yang sudah dilupakan bahkan hampir punah, Edukasi sebagai alat transfer pengetahuan kepada masyarakat termasuk kepada para wisatawan yang datang ke desa wisata hanjeli, Pemberdayaan Masyarakat mulai dari ibu – ibu, kaum Dhuafa, serta pemuda lokal, yang selanjutnya adalah para mantan Buruh Migran Indonesia (BMI) bahkan pengelola hanjeli rata-rata adalah para purna Migran termasuk Pengaggas utama hanjeli.
Agar memiliki nilai ekonomi kami coba mendiversifikasi produk olahan makanan dengan produk turunannya sehingga hanjeli memiliki keanekaragaman produk dari hulu hingga hilir dan menjadikan sebuah Edukasi Wisata berbasis pangan lokal pertama di Indonesia yang sesuai dengan kearifan lokal serta menjadi pusat riset, penelitian nasional dan internasional.
Konsep pentahelix menjadi sebuah implementasi penting dalam sebuah perjalanannya, melibatkan para Akademisi sebagai bagian dari aksererasi pengetahuan, kajian, penelitian serta pengabdian masyrakat, kolaborasi dengan para pelaku usaha UMKM sebagai produk lokal unggulan, dan partnershif dengan para wirausaha nasional , yang lebih penting penggerak utamanya adalah Komunitas yaitu warga lokal sendiri yang dimulai dari Buttom Up lewat Kemandirian dan berkelanjutan, kerjasama dengan para pemangku kebijakan agar memiliki policy dan legacy yang menguntungkan untuk sebuah pergerakan yang sustainable, yang terakhir melibatkan para awak media sebagai katalisator informasi secara nasional maupun internasional.
Terima kasih kepada semua pihak dan stakeholder yang selalu mendukung, membersamai dalam perjuangan ini dan memberikan motivasi, peluang serta kesempatan kepada kami. Salam dari anak Desa.
MY Kuncir









