Infokowasi.com – Semangat Camat Cibadak tidak pernah surut dalam akselerasi penanganan masalah sosial di wilayah Kecamatan Cibadak, terutama dalam penanganan permukiman.
Melalui inovasi KOPI MASAL (Kolaborasi Peduli Masalah Sosial) menggalang donasi melalui kolaborasi lintas sektor dengan berbagai stakeholder membantu masyarakat dalam pembangunan/perbaikan rumah tidak layak huni dengan pola gotong royong.
Tindakan ini diambil mengingat ada sekitar 1000 unit rumah yang tidak layak huni, namun dengan keterbatasan anggaran pemerintah tidak memungkinkan untuk tertangani seluruhnya. Melalui kolaborasi dan gotong royong ini diharapkan dapat mengurangi, meskipun hanya sederhana namun nyaman, aman serta layak untuk ditempati oleh masyarakat.

Pada hari Jumat tanggal 01 Mei 2026 lalu dilakukan peletakan batu pertama untuk rumah ke-20 milik Bapak Ujang Kusnadi, warga Kampung Situsaer RT 01/RW 11, Kelurahan Cibadak. Agenda tersebut turut dihadiri dan didampingi langsung oleh Lurah Cibadak, Babinsa, Ketua LPMK, Ketua RW 11, serta Ketua RT 01 setempat.
Hingga saat ini sudah 21 rumah yang terbantu baik yang telah selesai maupun sedang dalam proses pengerjaan.
“Kami berharap melalui program ini masalah rutilahu bisa tertangani bertahap.
Adapun dana yang digunakan untuk menangani rutilahu tersebut murni dari kepedulian dan kolaborasi yang telah terbangun dari berbagai pihak, diantaranya bersumber dari :
1. Infaq jemaah pengajian Majelis Taklim Aparatur serta infaq ASN kecamatan dan instansi di Kecamatan Cibadak.
2. Forkopimcam Cibadak.
3. Perumda AMTJM (PDAM).
4. Pihak perusahaan dan pengusaha.
5. Kepala desa dan lurah se-Kecamatan Cibadak.
6. BAZNAS Kabupaten Sukabumi.
7. UPZ Kecamatan Cibadak.
8. Swadaya langsung dari warga setempat.
Camat berharap mudah-mudahan ke depannya makin banyak lagi pihak yang ikut berkolaborasi untuk membantu saudara kita yang membutuhkan hunian yang layak namun dengan keterbatasan ekonomi menjadi terkendala untuk mewujudkannya.









