Infokowasi.com – Memasuki awal bulan Ramadan, Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Utara terus memperkuat pengawasan di seluruh pintu pemasukan dan pengeluaran, seperti pelabuhan laut dan bandara. Langkah ini adalah konsistensi Barantin dalam menjalankan tugas penguatan biosekuriti untuk memastikan keamanan dan mutu pangan bagi masyarakat tetap terjaga, di tengah tren meningkatnya arus distribusi barang dan mobilitas penumpang selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang.

Kepala Karantina Sulawesi Utara, Agus Mugiyanto menegaskan bahwa kesiapsiagaan petugas karantina secara rutinitas berjalan 24 jam selama seminggu atau 24/7. Namun, pada masa hari besar keagamaan ini, intensitas pemeriksaan fisik dan dokumen semakin meningkat.
“Peningkatan pengawasan ini bertujuan untuk menjamin bahwa setiap bahan pangan yang keluar masuk wilayah Sulawesi Utara benar-benar sehat, aman, dan bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK), Hama Penyakit Ikan Karantina (HPIK), dan maupun Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK),” jelas Agus dalam siaran pers di Manado, Sulawesi Utara, Jumat (20/02).
Sumber : BKI









