Infokowasi.com- Mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat menjadi salah satu upaya yang terus didorong Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Melalui program Selasa Menyapa Warga (SAMAWA), pemerintah kecamatan hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan sekaligus menyerap berbagai aspirasi warga.
Program yang digagas Camat Cibadak, Mulyadi, S.Pd.I., KP., M.Si., tersebut kembali digelar pada Selasa (13/10/2026), dengan pusat kegiatan di Posyandu Mawar, Kampung Legok, Desa Neglasari.
SAMAWA dirancang sebagai agenda rutin yang menjangkau masyarakat secara bergiliran di sembilan desa dan satu kelurahan di Kecamatan Cibadak. Kehadiran program ini diharapkan dapat memangkas hambatan akses pelayanan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya di Desa Neglasari, beragam layanan disediakan untuk memenuhi kebutuhan warga. Mulai dari pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis oleh Puskesmas Sekarwangi, layanan terapi dari Sentra Phalamarta, hingga konsultasi mengenai pernikahan, hibah, wakaf, dan persoalan keagamaan lainnya bersama penyuluh KUA.
Masyarakat juga memperoleh layanan keluarga berencana (KB) dan konsultasi dari UPTD Dalduk. Sementara itu, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) membantu warga berkonsultasi mengenai bantuan sosial, BPJS Kesehatan, serta pengecekan desil untuk mengetahui posisi data kesejahteraan yang berkaitan dengan penentuan sasaran bantuan sosial.
Beragam fasilitas tersebut disambut antusias. Sekitar 150 warga mendatangi lokasi kegiatan untuk memanfaatkan pelayanan yang tersedia. Kehadiran mereka menjadi gambaran kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang mudah dijangkau, cepat, dan langsung menyentuh persoalan sehari-hari.
Tak hanya berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan sosial, SAMAWA juga menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan melalui lokasi terpisah di SMA Nur Ilmi.
Petugas UPTD Dukcapil Wilayah II Cibadak memberikan pelayanan perekaman KTP elektronik bagi pelajar, khususnya pemula, serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dari kegiatan tersebut, sebanyak 70 siswa berhasil menjalani perekaman KTP-el, sedangkan 36 warga memperoleh layanan aktivasi IKD.
Kepala Desa Neglasari, Ukat, mengapresiasi pelaksanaan SAMAWA yang dinilainya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menyampaikan rasa syukur atas sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan berbagai instansi pelayanan yang terlibat.
“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan hari ini. Alhamdulillah, masyarakat antusias dan merasa terbantu dengan pelayanan yang diberikan. Manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga,” ungkap Ukat.
Aspirasi Warga Jadi Catatan Penting
Di balik berbagai layanan yang diberikan, SAMAWA juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Sejumlah aspirasi mengemuka, di antaranya kondisi jembatan penghubung dua desa yang berada di wilayah dua kecamatan dan dilaporkan terputus. Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan agar akses mobilitas masyarakat kembali berjalan dengan baik.
Selain infrastruktur, masyarakat turut menyampaikan persoalan rumah tidak layak huni (rutilahu), bantuan sosial, serta kemudahan memperoleh pelayanan kesehatan.
Warga juga berharap tersedianya petugas kesehatan yang siaga selama 24 jam agar penanganan terhadap masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis dapat dilakukan lebih cepat.
Berbagai masukan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan SAMAWA. Sebab, pelayanan publik tidak hanya berkaitan dengan tersedianya fasilitas, tetapi juga bagaimana pemerintah mendengar, memahami, dan menindaklanjuti kebutuhan nyata masyarakat.
Melalui program ini, Kecamatan Cibadak berupaya memperkuat kedekatan dengan warga sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara masyarakat dan pemerintah.
Harapannya, SAMAWA tidak berhenti sebagai agenda pelayanan rutin, tetapi juga menjadi jembatan untuk mendorong penyelesaian persoalan di tingkat masyarakat melalui koordinasi dan tindak lanjut dari pihak terkait.(ASR)









