Infokowasi.com – Kementerian Pertanian bersama Komisi IV DPR RI memperkuat perbenihan bawang putih untuk mengurangi ketergantungan impor. Ketua Komisi IV, Siti Hediati Hariyadi menegaskan, “Komoditas bawang putih… masih memiliki ketergantungan terhadap impor… penguatan sektor hulu, khususnya perbenihan, menjadi kunci utama,” serta menekankan kualitas benih sebagai penentu produktivitas.
Kepala BRMP Fadjry Djufry menyebut kesenjangan produksi masih besar, dengan impor 600–700 ribu ton dan produksi lokal sekitar 50 ribu ton. “Kita ingin mengembalikan kejayaan bawang putih nasional…,” ujarnya, seraya menyoroti kesiapan teknologi dan varietas unggul untuk meningkatkan produksi.
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen swasembada: “Tidak boleh lagi kita bergantung pada negara lain…” dan “Kita siapkan teknologi, benih, dan lahan… agar produksi meningkat dan ketergantungan impor bisa ditekan.” Upaya ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju kemandirian pangan nasional yang berkelanjutan.
Sumber : Kementan









