Kendaraan Terprosok di Jembatan Penghubung Desa Bantaragung dengan Desa Cilangkap

Sukabumi, Infokowasi.com

Siang ini sekitar pukul 11.30 WIB telah terjadi kecelakaan, beruntung tidak memakan korban, sebuah kendaraan bermuatan material bangunan masuk terperosok di sebuah jembatan.

Jembatan merupakan penghubung dua kampung sekaligus dua desa dan juga dua kecamatan, yaitu Kampung Cijambe RT 24 RW 02 Desa Bantaragung Kecamatan Jampangtengah dengan Kampung Cipatat RT 26 RW 09 Desa Cilangkap Kecamatan Lengkong.

Ada pun kronologis kejadian bermula ketika mobil engkel pengangkut bahan bangunan hendak mengantarkan sejumlah barang kepada salah satu warga, namun naas ketika melewati jembatan justru terperosok, sementara jembatan pun ambruk.

Baca Juga :  Kapolsek Kiara Pedes Polres Purwakarta Himbau Masyarakat Gunakan Protokol Kesehatan

Kendaraan pun terjebak hingga beberapa jam, beruntung warga segera membantu mengevakuasi, karena memang posisi kendaraan serta ambruknya jembatan mengganggu aktifitas warga. Dilanjut warga memperbaiki dengan bahan seadanya.

Menurut seorang warga, Purnama Alamsyah menjelaskan bahwa jembatan tersebut merupakan akses terdekat penghubung dua kampung juga dua desa bahkan dua kecamatan, sebagai sarana untuk berbagai keperluan warga, dari mengangkut hasil pertanian juga menjadi akses bagi para siswa PAUD Bahrul Ulum dan siswa SDN Puncakdago untuk bersekolah.

Jembatan dengan panjang 8 meter serta lebar 2,5 meter tersebut sangat penting sebagai penopang perekonomian warga. Jembatan dengan usia cukup tua ini memang kondisinya sudah labil, lebih lanjut menurut Purnama sekitar tahun 2011 lalu terakhir jembatan tersebut direnovasi dengan anggaran swadaya masyarakat menggunakan bahan beton tiang listrik dan kayu.

Baca Juga :  Aksi Demo Buruh "May Day" Batal Setelah Jokowi Turun Tangan

Sehingga wajar saat ini jembatan sudah lapuk, dan ambruk ketika dilewati kendaraan dengan tonase cukup berat.

Purnama pun berharap pemerintah bisa mengucurkan dana untuk pembangunan jembatan yang lebih aman dan layak.

“seingat saya jembatan ini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah, dari dulu pembangunan mengandalkan swadaya masyarakat”, tutur Purnama.

“harapan kami sebagai warga, pemerintah bisa membantu memperbaiki jembatan ini, terlebih ini akses dua desa”, pungkas Purnama.

Editor   : Robbi Sugara

Print Friendly, PDF & Email
Redaksi : redaksi@infokowasi.com


Marketing : marketing@infokowasi.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here