Infokowasi.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi bersama Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan mendampingi Bupati Sukabumi dalam kegiatan monitoring dan pengawasan harga, keamanan, serta mutu pangan di Pasar Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup, harga yang stabil dan terjangkau bagi masyarakat, serta terjaminnya keamanan dan mutu pangan yang beredar di pasar tradisional. Dalam peninjauan tersebut, rombongan melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, sayuran, dan bahan pangan lainnya.

Bupati Sukabumi, Asep Japar menyampaikan bahwa monitoring ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus melindungi masyarakat dari potensi pelanggaran terkait keamanan dan mutu pangan.
“Pemerintah daerah berkomitmen memastikan masyarakat mendapatkan pangan yang aman, bermutu, dan dengan harga yang wajar. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala bersama seluruh unsur terkait,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS. menegaskan bahwa sinergi lintas sektor melalui Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan menjadi kunci dalam pencegahan praktik kecurangan serta peredaran pangan yang tidak memenuhi standar.
“Kami terus melakukan pengawasan, pembinaan kepada pelaku usaha, serta pengujian sampel pangan guna memastikan keamanan konsumsi masyarakat. Partisipasi semua pihak sangat diperlukan untuk menjaga ketahanan pangan daerah,” jelasnya.
Dari hasil monitoring sementara, ketersediaan bahan pangan pokok di Pasar Palabuhanratu terpantau dalam kondisi cukup dengan fluktuasi harga yang masih dalam batas wajar. Tim juga tidak menemukan indikasi pelanggaran berat terkait keamanan dan mutu pangan, namun pembinaan dan pengawasan tetap akan dilanjutkan secara berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk tetap bijak berbelanja, tidak melakukan penimbunan, serta segera melaporkan apabila menemukan dugaan pelanggaran harga, keamanan, maupun mutu pangan di lingkungan sekitar.









