Infokowasi.com – Sukamanis , Kadudampit, 12 Agustus 2025. Dengan didampingi oleh perwakilan dewan guru SDN Sungapan Anggota Komite Sekolah & perwakilan Wali murid.
Lembaga swadaya masyarakat Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung Lsm Dampal Jurig Jabar Mengunjungi Salah satu murid SDN Sungapan Kecamatan Kadudampit dari keluarga kurang mampu warga kampung cipokel desa sukamanis kecamatan Kadudampit.
Saat didatangi sang anak yang bernama Dede Rehan 11 tahun yang duduk di kelas 6 sedang tidur karena sakit di kamarnya yang pengap dan kurang layak huni dengan alas tidur seadanya di temani oleh ibunya bernama Santi 39 tahun sang ibu yang tidak bisa melihat buta dini dan kurang normal pendengaran di telinga karena penyakit yang di deritanya bertahun tahun.

Saat dihubungi awak media Irvan Azis Ketua Umum Lsm Dampal Jurig yang juga ketua komite SDN Sungapan menjelaskan bahwa tujuannya untuk bersilaturahmi dengan keluarga siswa tersebut karena mendengar dari beberapa teman sekolah dan guru kelas tentang keluhan siswa yang jarang masuk sekolah dan punya jiwa pendiam kurang berkomunikasi dengan teman sebayanya dalam 1 Minggu masuk sekolah 1 atau 2 hari kadang setengah hari tidak sampe beres sekola adakalanya tidak masuk sama sekali .
Alasannya karena minder dengan segala keterbatasan keluarga yang berada di garis kemiskinan untuk bersekolah pun tidak seperti teman sebayanya dari mulai dari seragam sekolah tas sepatu alat sekolah kurang layak pake karena bekas untuk membelinya jelas tidak mampu karena kang awan sang bapak kerja serabutan yang tidak Tiap hari kerja dengan upah harian yang kurang mencukupi di zaman ini.
Adapun Santi 39 tahun sang ibu terganggu kesehatannya mata penglihatan nya sudah beberapa tahun tidak bisa melihat normal buram sama sekali jadi Tugas sebagai ibu rumah tangga pun terkendala untuk beraktivitas jadi tidak bisa memasak nasi mencuci bersih bersih rumahnya mengandalkan anak dan suaminya.
Mereka mendiami rumah agak.kurang layak seperti kamar berdindingkan bilik bambu yang sudah jarang dan bolong.
Kondisi dapur Masih pake tungku kayu bakar dan tempat mck nya berada di luar rumah dan sangat mengkhawatirkan.
Masih kata Irvan Azis saat negara ini akan memperingati HUT RI nya ke 80 tahun tapi ironi masih adanya keluarga yang mengalami nasib seperti diatas mungkin ini bagian kecil dari potret kemiskinan di negeri ini yang telah 80 tahun merdeka sedangkan dalam UUD sangat jelas bahwa pakir miskin anak terlantar itu tanggung jawab negara ini.
Diakhir stetmennya Irvan Azis mengatakan bahwa dia dengan rombongan sekalian memberikan bantuan tahap pertama hasil dari sumbangan urunan sukarela para wali murid dan anggaran dana dari Lsm Dampal Jurig peduli berupa paket sembako sarung mukena baju layak pake serta uang untuk meringankan beban kehidupannya sementara semoga bermanfaat dan berjanji akan mencarikan solusi terbaik untuk meringankan keluarga tersebut
Serta ini sudah di koordinasikan juga dengan dinas pendidikan dan dewan pendidikan kabupaten Sukabumi dan Alhamdulillah langsung di tanggapi oleh pa Sekdis pendidikan dan ketua dewan pendidikan kabupaten Sukabumi tindak lanjutnya akan berproses dulu dalam segala hal nya demi kabupaten Sukabumi Mubarokah. (RS)









