Infokowasi.com – Masjid At-Taklim yang terletak di lingkungan kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi resmi mulai dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah. Penandaan penggunaan perdana ini ditandai dengan pelaksanaan pengajian rutin Majelis Taklim ASN (MTA) Dinas Pendidikan pada hari Senin, 24 Agustus 2026, meskipun pembangunan fisiknya belum rampung sepenuhnya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, masjid ini dibangun sepenuhnya atas dasar swadaya dan gotong royong para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan, tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sempena, S.Pd.I., menegaskan hal tersebut saat memberikan keterangan terkait peresmian penggunaan masjid. Ia menyampaikan bahwa sumber dana pembangunan murni berasal dari partisipasi sukarela para pegawai.
“Pembangunan Masjid At-Taklim ini tidak bersumber dari anggaran daerah, melainkan menggunakan dana swadaya dari para pegawai (ASN) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi,” ujar Deden.
Ia menambahkan, meskipun pengerjaan fisik belum tuntas 100 persen, fasilitas ini sudah dinyatakan layak dan aman untuk digunakan guna menunjang aktivitas keagamaan sehari-hari maupun kegiatan rutin.
“Baru hari ini, Senin 24/08, masjid tersebut resmi digunakan untuk pertama kalinya sebagai tempat pengajian rutin oleh Majelis Taklim ASN,” imbuhnya.
Lebih jauh, Deden menyampaikan harapan besarnya agar keberadaan Masjid At-Taklim dapat menjadi wadah yang bermanfaat bagi seluruh pegawai untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, keberadaan rumah ibadah ini diharapkan mampu mempererat tali persaudaraan dan silaturahmi antar-ASN di lingkungan kerja Dinas Pendidikan.
Memberi Semangat Baru dalam Beribadah
Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (PAUD-PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Cecep Supriadi, S.S., menyambut baik beroperasinya masjid ini. Ia menilai keberadaannya memberikan semangat baru bagi para pegawai dalam melaksanakan kewajiban beribadah.
“Kendati pembangunan masjid tersebut belum selesai sepenuhnya, namun mudah-mudahan hal ini menjadi penyemangat kita semua untuk lebih rajin beribadah kepada Allah SWT, baik melalui kegiatan pengajian rutin maupun pelaksanaan salat berjamaah di sela-sela jam kerja,” ungkap Cecep.
Respon Positif dan Rasa Bangga dari ASN
Sambutan hangat dan rasa bangga juga disampaikan oleh para pegawai. Salah satu ASN Dinas Pendidikan, Sandi, mengaku sangat senang dengan adanya tempat ibadah yang kini lokasinya terintegrasi dengan tempat kerja. Hal ini memudahkan pelaksanaan kegiatan keagamaan tanpa harus berpindah tempat jauh.
“Sangat bangga dan senang dengan dibangunnya Masjid At-Taklim ini. Kini saat melaksanakan kegiatan pengajian maupun salat, lokasinya tidak jauh dari ruang kerja kita. Berbeda dengan sebelumnya, kegiatan seperti ini harus dilaksanakan di ruang aula kantor,” ungkap Sandi dengan antusias.
Ia juga tak lupa menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sempena, beserta seluruh pihak yang telah menggagas dan mendukung terwujudnya masjid ini melalui upaya swadaya bersama para ASN.
Kegiatan perdana di Masjid At-Taklim ini berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, menjadi awal yang baik bagi terbentuknya lingkungan kerja yang religius dan harmonis di jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi.Haddy Cader









