Masyarakat yang mengatasnamakan penggiat lingkungan laut, dan sosialisasi tentang manfaat tranplantasi tentang terumbu karang jenis Acropora di pantai minajaya desa buniwangi kecamatan Surade kabupaten Sukabumi pada hari ini Rabu, 05 oktober 2025.
Dalam rangka peduli lingkungan hidup laut avoskin tanam terumbu karang sebagai wujud kepedulian pada lingkungan.
Kesempatan itu hadir CPUGG kabid destinasi geopark Ciletuh pelabuhan ratu, Pokdarwis Minajaya, HNSI Minajaya, aktivis penggiat lingkungan, brutala, perwakilan pjtm dan masyarakat nelayan Minajaya.
Menurut prof teguh kepada wartawan Lautan menutupi lebih dari 70% planet ini. Ini adalah sumber kehidupan kita, mendukung rezeki umat manusia dan setiap organisme lain di bumi. Lautan menghasilkan setidaknya 50% oksigen planet ini, merupakan rumah bagi sebagian besar keanekaragaman hayati bumi, dan merupakan sumber utama protein bagi lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia. Belum lagi, laut adalah kunci ekonomi kita dengan perkiraan 40 juta orang dipekerjakan oleh industri berbasis laut pada tahun 2030
Selanjutnya Lautan memiliki banyak manfaat untuk kelangsungan hidup manusia, tetapi laut kini membutuhkan dukungan. Dengan 90% populasi ikan besar habis, dan 50% terumbu karang hancur. Kita perlu bekerja sama untuk menciptakan keseimbangan baru dengan lautan yang tidak lagi menghabiskan kekayaannya, melainkan memulihkan semangatnya dan memberinya kehidupan baru. Hal ini yang mendasari Avoskin melakukan kegiatan penanaman terumbu karang.
Selain itu, adanya tema “Peduli lingkungan laut juga ingin memberikan kontribusi nyata untuk laut salah satunya dengan melakukan penanaman puluhan terumbu karang bersama dengan unsur masyarakat dan para aktivis. Serta kewirausahaan sosial.
Salah satunya yang diinisiasi langsung oleh pemuda pelopor bidang lingkungan hidup dan sumber daya alam dengan para wisata dengan isu lingkungan,” ungkap Patimah Sania.
Dia menambahkan adapun jenis terumbu karang yang saat ini ditanam adalah acropora bisa di ditanam terumbu karang tersebut di pulau ini memang tempat penangkaran terumbu karang dan tempat areal bermainnya hewan penyu di areal tersebut dan selanjutnya terumbu karang tersebut bisa ditempatkan di lautan bebas. Jenis terumbu karang yang ditanam yaitu Acropora Cervicornis yang memiliki daya tahan tinggi dan pertumbuhan cepat. Sehingga harapannya tidak mudah rusak dan bisa segera diletakkan di lautan bebas. Penanaman ini ada beberapa tahap yaitu :
Tahap Persiapan : memilih dan mempersiapkan terumbu karang yang akan ditanam
Tahap peletakan : peletakan dan pengikatan terumbu karang di kerangka besi
Tahap monitoring : Tahap ini dilakukan oleh team Kertabumi setiap bulan selama 6 bulan setelah peletakan. Pelaporan monitoring berupa dokumentasi foto perkembangan terumbu karang secara komunal atau dalam satu kerangka rumah. Apabila terdapat terumbu karang yang mati selama masa monitoring, Kertabumi akan mengganti dengan anak terumbu karang baru.
Kontribusi dalam restorasi terumbu karang tidak hanya berfungsi untuk mengembalikan fungsi ekosistem laut, menyerap dan menyimpan emisi karbon, tapi juga berdampak secara sosial ekonomi bagi masyarakat sekitar. Terumbu karang yang sehat menjadi rumah dari berbagai ikan yang bermanfaat untuk nelayan setempat dan meningkatkan eco-tourism. Pungkas Patimah Sania kepada wartawan saat diwawancara langsung. MYK









