Infokowasi.com- Dalam mendorong perubahan perilaku kebersihan pelajar dan guru melalui penyediaan fasilitas sanitasi yang layak, karyawan Merck Indonesia bersama Yayasan Plan International Indonesia (Plan Indonesia) yang didukung oleh Merck Family Foundation (MFF), mengumumkan peluncuran program Decent Sanitation and Menstrual Hygiene Education at School (Dearest).pada (3/4/24)
Hal ini menjadi bentuk keterlibatan aktif karyawan dalam kegiatan employee volunteering sebagai bagian dari komitmen sosial dan budaya perusahaan.
Program Dearest bertujuan untuk mendukung edukasi tentang Manajemen Kebersihan Menstruasi (MKM) dan merenovasi toilet inklusif pada lima sekolah di Kabupaten Sukabumi.
Fasilitas sanitasi terutama di sekolah masih belum memadai. 27% atau 309.783 satuan pendidikan belum memiliki akses sanitasi yang layak (Profil Sanitasi Sekolah, Kementerian Pendidikan, 2020).
Satuan pendidikan tersebut di semua jenjang pendidikan (PAUD, SD, SMP, SMA/SMK) belum memiliki kelayakan akses sanitasi, seperti toilet bersih, termasuk
kegiatan cuci tangan. Sedangkan masih ada kesenjangan antara fasilitas sanitasi di sekolah
di pedesaan dan di perkotaan.
Dr. Walter Huber, Managing Director Merck Family Foundation, menjelaskan bahwa program Dearest merupakan bagian dari upaya MFF dalam memastikan akses terhadap fasilitas sanitasi yang lebih baik bagi anak-anak di seluruh dunia.
“Kami percaya bahwa pendidikan mengenai MKM dan kelayakan fasilitas sanitasi akan membawa dampak positif yang signifikan bagi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Sukabumi. Kami berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif yang mendorong perubahan positif bagi
komunitas di mana kami beroperasi.” ujar Dr. Walter Huber.
Program ini akan berlangsung hingga Juni 2024 dan akan merenovasi toilet inklusif pada lima sekolah di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, pelajar dan guru mendapatkan pelatihan terkait
MKM yang mencakup edukasi Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) dengan pendekatan metode pendidik sebaya atau peer educator.
Komitmen Merck Indonesia
Evie Yulin, President Director PT Merck Tbk, berharap program ini dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak-anak untuk menggali potensi dirinya secara maksimal.
Kami memahami bahwa kondisi fasilitas sanitasi di sekolah sangat
mempengaruhi kesehatan dan kenyamanan lingkungan belajar bagi guru dan siswa.
Melihat hal tersebut, beberapa karyawan Merck Indonesia yang tergabung dalam Indonesia Women In Leadership Network (I WIL), berinisiatif mengajukan kepada Merck Family Foundation,
proposal baik dari PLAN Indonesia.
Kami bangga bahwa dukungan tersebut tidak hanya berupa fasilitas kebersihan, tetapi karyawan kami juga akan mengalokasikan waktu sebagai
relawan untuk berinteraksi dengan anak-anak.
Program ini selaras dengan budaya Diversity, Equality, dan Inclusion (DE&I), di mana I WIL peduli untuk mewujudkan kesetaraan secara
menyeluruh, tak terkecuali dalam dunia pendidikan untuk anak perempuan, termasuk MKM
dan HKSR. ujar Evie.
Plan Indonesia mengedepankan Pelibatan Bermakna Anak
“Sejak 2003, Plan Indonesia telah bergerak dan mendorong pemenuhan air dan sanitasi yang
universal termasuk bagi kelompok marginal.
Kami percaya dengan fasilitas sanitasi yang memadai, anak-anak memiliki kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih
optimal. Melalui kolaborasi bersama PT Merck Tbk, kami akan memastikan 1.500 anak dan
10 guru dalam memperoleh sanitasi yang layak bahkan di lingkungan sekolah, ujar Dini
Widiastuti, Direktur Eksekutif Plan Indonesia.
Plan Indonesia mendorong lima sekolah tersebut untuk mengadopsi topik HKSR dan MKM ke
dalam kurikulum masing-masing pelajar, dan ditargetkan untuk diadopsi oleh 2 sekolah pada
akhir program. Denim









