Infokowasi. Ciracap
Sempat viral diberbagai media sosial group maupun Facebook, inilah kondisi keadaan rumah milik nya sebut saja Ato 51 yang tinggal di sebuah gubuk bambu (rutilahu) rumah tidak layak huni, bersama kedua anaknya yang masih di bawah umur warga asal kampung Mekarjaya RT. 002/RW. 001 Desa cikangkung, Kecamatan Ciracap kabupaten Sukabumi Jawa Barat Indonesia.
Akhirnya beberapa lembaga berada di wilayah desa cikangkung menginisiasi bersama para lembaga diantaranya: Pengurus Karang Taruna Desa Cikangkung, Pengurus Karang Taruna Dusun Cibanteng, Ketua PP Ranting Cikangkung, Perwakilan Ketua Komunitas Basick dan Ketua Viking Sukabumi Selatan
Sebelumnya sempat viral dari beberapa media masa di beberapa perpesanan seperti Facebook dan Whatsapp group, Bahwa sebuah gubug bambu bilik di diami oleh 3 orang satu rumah yaitu milik Ato 51)
Komarudin di sapa nama akrabnya omay ketua karang taruna desa cikangkung kepada wartawan membenarkan sangat kondisinya yang memperihatinkan dan sudah pada bocor genteng nya, diluar sudah di bajang tiang bambu, memang sudah di tidak layak huni.
Lalu dirinya bergegas dan tidak menunggu lama untuk mencari para donatur, dermawan, pemerintah daerah maupun kabupaten sukabumi, Jabar atau pemerintah pusat.
Kronologi Ato 51, dia bekerja sebagai buruh, tinggal pun masih numpang ditempat kebun kelapa milik salah seorang dermawan asal wilayah Surade, yang saat ini dia tinggal yang di tempati adalah dianggap milik majikan yang memberikan kepercayaan nya sambil mengurus kebunnya, yang tinggal di gubug bambu sudah reyod yang sangat menghawatirkan.
Menurut Ato kepada media, karena kebutuhan dan harus bertahan hidup, dia rela di tempat seperti itu sambil bercocok tanam numpang sambil berkebun di kebon H.Risma.

Adapun anaknya hanya 2, dan anak tiri, Ato Usia 51 tahun warga Kp Mekarjaya desa Cikangkung Kec Ciracap. Sudah 15 tahun Tempati Rumah Panggung ukuran 6 x 4 Peninggalan orang tuanya, sekitar 12 tahun lalu ato di tinggal istri jadi TKI arab saudi.
Istri ato tersebut dikabarkan pergi sama lelaki lain, hingga saat ini tidak pernah balik, mirisnya istrinya sempat minta di cerai dan saat ini ato hidup bersama kedua anaknya yang masih kecil Adrian usia 12 Tahun yang masih duduk dibangku kelas 3 SD,yang kedua Saidah usia 13 thn. Saidah ga pernah sekolah akibat gagu. Tutur nya kepada wartawan saat diwawancara
Kepada media infokowasi.com ketua kartar cikangkung Omay. Alhamdulillah setelah mendapat respon dan banyak informasi dari beberapa pihak media online , pihak pemerintah desa cikangkung kecamatan Ciracap melakukan “riungan kanggo penyelesaian Rutilahu Bpk. Ato Kp. Mekarjaya Desa Cikangkung, selain itu rencananya mau open donasi
Bahkan sebelumnya saleresna mah 2 taun kapengker atos diajukeun rutilahu, oleh pihak pemerintah desa, namun realisasi nya nihil, upaya lainnya diajukan profosalnya melalui ka jabar quick respon.

Selanjutnya Kades cikangkung Sapudin membenarkan oleh pihak pemerintah desa baru dapat bantuan BLT DD 300.000 perbulan, adapun bantuan lainnya seperti program PKH + BPNT belum pernah mendapatkan.Soalna neme jadi warga cikangkung na kurang ti 2 taun, dan asalnya pindahan dari tegal buleud
Adapun rencana selanjutnya untuk melakukan donasi kami sedang menyusun hari ini, sedang meng bersama tim, mengenai jumlahnya lihat kebutuhan yang mendesaknya, 15 taun di tegal buleud kepindahan penduduknya kurang dari 2 taun, adapun kaitan dengan segala kebutuhan atau yang dibutuhkan saat ini, Menuturkan atas nama pemerintah desa cikangkung akan tetap berusaha membantu untuk merealisasikan apa yang dibutuhkan.
Ulas omay mengakhiri pembicaraannya, hari ini kamis 18 April 2024. Kepada infokowasi.com
Laporan MY Kuncir










